bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 16:34 WIB

325 Pertandingan Pencak Silat Piala Presiden Selesai Lebih Cepat di Hari Ketiga

Redaksi 27 Juni 2026 11 views
325 Pertandingan Pencak Silat Piala Presiden Selesai Lebih Cepat di Hari Ketiga
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, hari ketiga Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Presiden 2026 yang diselenggarakan di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, pada Sabtu (27/6) rampung lebih awal dari jadwal yang ditentukan.

Turnamen yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia bersama PB IPSI ini menggelar 325 pertandingan yang menampilkan aksi saling serang antar atlet. Rangkaian pertandingan pada hari ketiga dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan seluruhnya selesai sebelum pukul 18.00 WIB, menandakan kelancaran acara.

Meskipun persaingan sengit menyebabkan beberapa atlet mengalami cedera, tim medis yang bersiaga di lokasi sigap memberikan pertolongan pertama tanpa mengganggu jalannya kompetisi.

Sejumlah kontingen dari berbagai daerah, termasuk Papua, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Jawa Timur, dan Jawa Tengah, telah menyelesaikan jadwal pertandingan mereka.

Beberapa kategori telah memasuki babak semifinal dan final, dengan penyerahan medali kepada para juara telah dilaksanakan oleh panitia.

Kemeriahan turnamen tidak hanya terasa di arena pertandingan, tetapi juga meluas ke area luar gedung. Antusiasme tinggi terlihat dari para orang tua atlet yang memenuhi pelataran GOR dengan menggelar tikar, bahkan sebagian membawa tenda kemping.

Ajang yang diikuti oleh sekitar 2.000 pesilat muda dari tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK ini akan berlangsung hingga Minggu (28/6). Masyarakat yang ingin menyaksikan langsung dapat mengunjungi Padepokan Pencak Silat TMII pada hari terakhir, atau menyaksikan melalui tayangan streaming di Youtube CNN Indonesia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.