bytedaily
Minggu, 05 Juli 2026 - 18:24 WIB

Aurora Ventures Hadir untuk Tingkatkan Pendanaan Startup Perempuan di Negara Berkembang

Redaksi 08 Juni 2026 8 views
Aurora Ventures Hadir untuk Tingkatkan Pendanaan Startup Perempuan di Negara Berkembang
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Aurora Ventures baru saja diluncurkan sebagai program investasi tahap awal yang secara khusus menargetkan para pendiri perempuan di negara-negara berkembang. Program ini hadir sebagai respons terhadap kesenjangan pendanaan yang masih dihadapi oleh startup yang dipimpin oleh perempuan, meskipun banyak di antaranya menunjukkan potensi bisnis yang kuat.

Berdasarkan sejumlah studi, founder perempuan seringkali menghadapi kendala dalam mendapatkan pendanaan awal jika dibandingkan dengan rekan laki-laki mereka. Hambatan ini meliputi keterbatasan dalam membangun relasi dengan investor serta adanya keraguan terhadap kemampuan mereka dalam memimpin bisnis berskala besar.

Inisiatif Aurora Ventures, yang didukung oleh inDrive, merupakan tindak lanjut dari penyelenggaraan Aurora Tech Award 2026 di Santiago, Chile. Ajang tersebut berhasil menarik lebih dari 3.400 pendaftar dari berbagai negara dan menyoroti sejumlah founder perempuan dari kawasan Amerika Latin, Afrika, hingga Timur Tengah sebagai finalis.

Pembentukan Aurora Ventures didasari oleh temuan selama lima tahun pelaksanaan Aurora Tech Award yang mengindikasikan masih adanya kesenjangan akses pendanaan bagi founder perempuan, terutama di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara, Afrika, serta Amerika Latin. Riset Aurora yang melibatkan lebih dari 900 founder dari 127 negara juga mengungkap fenomena 'competence scepticism' atau keraguan terhadap kapabilitas mereka, serta adanya tuntutan pencapaian bisnis yang lebih tinggi dibandingkan founder laki-laki.

Melalui program ini, startup terpilih akan menerima pendanaan tahap awal senilai 180 ribu hingga 250 ribu dolar AS. Selain suntikan modal, para peserta juga akan mendapatkan bimbingan, akses ke jaringan investor, dan dukungan operasional untuk memfasilitasi pengembangan bisnis hingga tahap pendanaan selanjutnya.

Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo, menyatakan bahwa dukungan terhadap program ini didorong oleh realitas terbatasnya akses pendanaan yang diterima founder perempuan di berbagai negara berkembang. Ia menambahkan bahwa inDrive, yang juga lahir dari berbagai tantangan industri, melihat semangat serupa pada banyak founder perempuan di pasar berkembang. Oleh karena itu, dukungan ini tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga upaya membuka peluang yang selama ini kurang mendapat perhatian.

Program percontohan Aurora Ventures 2026 akan difokuskan untuk membangun portofolio awal serta memperkuat dasar pembentukan skema pendanaan modal ventura yang lebih besar di masa depan. Di tengah pertumbuhan ekosistem startup di negara berkembang, isu kesetaraan akses pendanaan diprediksi akan semakin krusial. Para pelaku industri meyakini bahwa keberagaman dalam kepemimpinan perusahaan dapat mendorong inovasi dan menciptakan peluang ekonomi yang lebih inklusif di berbagai sektor.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.