bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa beberapa wilayah di Indonesia masih memiliki potensi hujan pada Minggu, 5 Juli. Meskipun musim kemarau semakin meluas, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat diprakirakan masih dapat terjadi.
Menurut BMKG, dinamika atmosfer pada skala regional dan lokal menjadi faktor pendukung pertumbuhan awan hujan di beberapa lokasi. Dalam kurun waktu satu minggu ke depan, fenomena Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur diprediksi aktif di sejumlah wilayah. Selain itu, Gelombang Rossby Ekuatorial yang bergerak ke arah barat juga diprediksi aktif dan berpotensi mendukung pembentukan awan hujan di sebagian area.
Peluang hujan di tengah periode musim kemarau ini juga dipengaruhi oleh adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Sumatra Barat dan di Samudra Pasifik utara Papua. Kondisi atmosfer lokal di beberapa wilayah juga menunjukkan labilitas yang cukup mendukung proses konveksi.
BMKG menjelaskan bahwa kombinasi faktor-faktor tersebut menyebabkan hujan masih berpotensi mengguyur beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa hari mendatang, meskipun sebagian besar daerah telah memasuki musim kemarau.
Dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Periode 30 Juni-6 Juli 2026, BMKG menyatakan bahwa pada dasarian I Juli, sebagian wilayah Indonesia diprakirakan akan mengalami curah hujan kategori rendah, yaitu kurang dari 50 mm per dasarian. Hal ini mengindikasikan pengaruh musim kemarau yang mulai meluas.
Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah meliputi sebagian besar Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, sebagian Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, serta wilayah Banten hingga Nusa Tenggara Timur. Pola serupa juga diprediksi terjadi di sebagian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, sebagian Maluku, serta sebagian Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.