bytedaily
Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:21 WIB

CdM Indonesia Ubah Rute Penerbangan Kontingen Asian Games Akibat Penutupan Soekarno-Hatta

Redaksi 07 September 2026 7 views
CdM Indonesia Ubah Rute Penerbangan Kontingen Asian Games Akibat Penutupan Soekarno-Hatta
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Tim Indonesia menyesuaikan rute penerbangan kontingen atlet dan ofisial menuju Asian Games Aichi‑Nagoya 2026 setelah Bandara Internasional Soekarno‑Hatta ditutup akibat erupsi Anak Krakatau.

Keputusan darurat ini diambil untuk menjaga kelancaran mobilitas tim nasional serta menghindari gangguan pada jadwal persiapan dan pemusatan latihan yang akan dilaksanakan di Jepang.

Chief de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, menjelaskan bahwa penerbangan dari Jakarta dihentikan setelah AirNav Indonesia mengeluarkan Notice to Airmen (NOTAM).

Sebanyak 32 personel, termasuk atlet basket, anggar, dan staf CdM, dialihkan ke Bandara Internasional Surabaya untuk melanjutkan perjalanan ke Nagoya.

Menurut Todotua, koordinasi dilakukan dengan Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Direktur Angkutan Udara, serta maskapai internasional. Atlet dikirim ke Surabaya pada malam itu, kemudian melanjutkan penerbangan ke Singapura dan selanjutnya ke Nagoya.

Ia menambahkan bahwa NOTAM yang dikeluarkan oleh AirNav Indonesia menyatakan bahwa beberapa penerbangan internasional akan terkunci di Soekarno‑Hatta hingga 11 September, sehingga situasinya masih dipantau dalam beberapa hari ke depan.

Tim anggar Indonesia, misalnya, kini menggunakan rute Surabaya‑Singapura‑Tokyo, dan akan melakukan pemusatan latihan di Tokyo sebelum melanjutkan persiapan di Aichi‑Nagoya.

Sebagai upaya antisipasi, CdM juga mengidentifikasi bandara alternatif lain, seperti Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan Bandara Internasional Semarang, untuk keberangkatan tim.

Todotua menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan mitigasi bersama cabang olahraga dan manajer tim, memastikan semua kebutuhan non‑teknis terpenuhi agar atlet dapat fokus pada persiapan kompetisi.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.