bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, FIFA dikabarkan telah mengundang Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk turut serta dalam seremoni penyerahan trofi kepada tim juara Piala Dunia 2026. Undangan serupa juga ditujukan kepada delegasi resmi dari Meksiko dan Kanada, negara tuan rumah bersama turnamen tersebut.
Rencana ini diprediksi akan menimbulkan perdebatan, mengingat pengalaman serupa Donald Trump pada Piala Dunia Antarklub 2025. Saat itu, Trump bersama Presiden FIFA Gianni Infantino terlihat menyerahkan trofi kepada kapten Chelsea, Reece James, dan sempat ikut merayakan kemenangan bersama skuat The Blues di podium. Momen tersebut sempat menjadi sorotan, dengan beberapa pemain Chelsea terlihat menunjukkan ekspresi keheranan atas kehadiran Trump di tengah-tengah mereka.
Secara protokol FIFA, kepala negara memang diperkenankan memegang dan menyerahkan trofi juara Piala Dunia. Namun, hak untuk mengangkat trofi pertama kali setelah kemenangan sepenuhnya dimiliki oleh kapten tim. Setelah penyerahan, delegasi resmi diharapkan untuk segera meninggalkan area seremoni tim juara agar momen tersebut tetap menjadi sakral bagi para pemain.
Meskipun demikian, FIFA pernah mengizinkan pihak lain yang bukan bagian dari tim untuk menyentuh trofi. Contohnya, selebritas media sosial Salt Bae terlihat memegang trofi Piala Dunia 2022 bersama timnas Argentina, dan penyanyi Rihanna juga sempat berfoto dengan trofi bersama pemain Jerman usai Piala Dunia 2014.