bytedaily
Senin, 17 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Hakim Danish Targetkan Penebusan di Moto3 Aragon 2026 Pasca Insiden GP Inggris

Redaksi 14 Agustus 2026 6 views
Hakim Danish Targetkan Penebusan di Moto3 Aragon 2026 Pasca Insiden GP Inggris
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pembalap muda Malaysia, Hakim Danish Ramli, bertekad untuk bangkit pada seri Moto3 Aragon 2026 setelah mengalami kegagalan di Grand Prix Inggris.

Hakim Danish tidak berhasil menyelesaikan balapan di Sirkuit Silverstone akibat kecelakaan yang dialaminya pada lap kelima. Insiden tersebut terjadi ketika pembalap berusia 19 tahun itu terpaksa bermanuver untuk menghindari pembalap lain yang terjatuh di depannya.

Akibat insiden tersebut, Hakim Danish tidak mampu menambah perolehan poinnya. Meskipun demikian, pembalap yang bernaung di bawah tim AEON Credit-MT Helmets-MSI ini memilih untuk mengambil sisi positif dari penampilannya di Silverstone.

Ia menyatakan bahwa kondisinya baik-baik saja pasca kecelakaan dan merasa memiliki kecepatan yang kompetitif untuk bersaing di barisan terdepan sebelum insiden terjadi. "Alhamdulillah, setelah kecelakaan itu saya tidak mengalami cedera apa pun. Dalam balapan tersebut, saya merasa sangat nyaman dengan motor dan cukup percaya diri," ungkap Hakim Danish.

Pembalap asal Kuala Terengganu ini segera mengalihkan fokusnya pada seri berikutnya yang akan digelar di Aragon pada 29-30 Agustus 2026. "Malangnya, saya terjatuh karena menghindari pembalap lain yang jatuh. Bagaimanapun ada hal positif yang saya ambil dari akhir pekan ini. Banyak hal yang saya pelajari," tambahnya.

Saat ini, Hakim Danish menduduki peringkat kedelapan dalam klasemen Moto3 dengan total 86 poin. Ia juga menempati posisi ketiga dalam klasemen Rookie of the Year, berada di belakang Brian Uriarte dan Veda Ega.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.