bytedaily - Honda Motor Co. secara resmi mengumumkan kembalinya nama legendaris Insight, namun kali ini dalam wujud kendaraan listrik penuh (EV). Model baru ini akan diluncurkan di pasar Jepang, menandai langkah strategis perusahaan dalam memperluas portofolio elektrifikasi di salah satu pasar otomotif utamanya. Insight EV yang akan hadir merupakan hasil rebadge dari Honda e:NS2, sebuah model yang sebelumnya dikembangkan bersama Dongfeng di Tiongkok, menunjukkan adanya sinergi global dalam pengembangan produk Honda.
Keputusan Honda untuk membawa kembali Insight, yang dulunya dikenal sebagai pionir di segmen mobil hybrid massal, ke pasar Jepang sebagai EV murni dilakukan dengan pendekatan yang terukur. Kendaraan ini dibekali baterai berkapasitas 68,8 kWh yang menyuplai tenaga untuk motor listrik penggerak roda depan, menghasilkan daya sekitar 201 hp. Peluncuran ini terjadi di saat pasar Jepang masih sangat didominasi oleh kendaraan konvensional dan hybrid, dengan penetrasi mobil listrik murni yang baru mencapai di bawah 2% dari total penjualan mobil baru pada April 2026.
Dengan target penjualan yang dibatasi hanya sekitar 3.000 unit, Honda menunjukkan kehati-hatian dalam mengukur respons pasar Jepang terhadap kendaraan listrik. Langkah ini sejalan dengan strategi elektrifikasi Honda yang lebih luas, yang sebelumnya juga terlihat dari pemangkasan produksi mobil bermesin pembakaran internal (ICE) di Tiongkok seiring dengan fokus yang semakin tajam pada EV. Kehadiran Insight EV di Jepang menjadi indikator penting bagi strategi jangka panjang Honda dalam menghadapi transisi energi di industri otomotif global.