bytedaily
Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Indonesia Optimistis Raih Target di Asian Games 2026 Meski Tersisa 13 Hari

Redaksi 06 September 2026 2 views
Indonesia Optimistis Raih Target di Asian Games 2026 Meski Tersisa 13 Hari
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, kontingen Indonesia menunjukkan optimisme tinggi menjelang pembukaan Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, yang dijadwalkan tersisa 13 hari lagi. Pesta olahraga akbar ini akan dimulai pada 4 September dan berakhir pada 4 Oktober, dengan para atlet Indonesia kini dalam tahap akhir persiapan untuk meraih prestasi.

Menurut Komite Olimpiade Indonesia (NOC), Indonesia akan mengirimkan 432 atlet yang berkompetisi di 35 cabang olahraga. Mereka akan didukung oleh 148 pelatih dan 32 pendamping.

Target resmi yang ditetapkan untuk Indonesia adalah meraih minimal empat medali emas. Cabang olahraga yang diprediksi menjadi sumber perolehan emas antara lain angkat besi, bulutangkis, dan panjat tebing. Namun, ada keyakinan bahwa target ini bisa terlampaui, mengingat pada edisi sebelumnya, Indonesia berhasil mengumpulkan tujuh medali emas dan menempati peringkat ke-13.

Penetapan target empat emas ini justru dianggap memacu semangat para atlet untuk menunjukkan performa terbaik dan meraih prestasi di tengah berbagai situasi yang ada. Sebagian besar atlet akan memasuki tahap persiapan akhir mulai pekan depan, bahkan beberapa cabang olahraga seperti angkat besi telah memutuskan untuk berangkat lebih awal ke Jepang demi memaksimalkan persiapan.

Ketua NOC, Raja Sapta Oktohari, menyatakan keyakinannya bahwa atlet Indonesia akan mampu melampaui target yang telah ditetapkan. Ia menekankan besarnya jiwa juang para atlet dalam upaya mengharumkan nama bangsa. "Ketika mereka resmi menjadi bagian dari Tim Indonesia, maka tanggung jawabnya sama, yaitu memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih medali untuk Indonesia," ujar Okto.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.