bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, petarung Islam Makhachev melontarkan ejekan kepada Ilia Topuria setelah Topuria mengalami kekalahan TKO dari Justin Gaethje dalam ajang UFC Freedom 250 pada Senin (15/6). Sebelumnya, Topuria diketahui mengincar duel melawan Makhachev, meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai pertarungan tersebut. Potensi pertemuan keduanya sempat menjadi sorotan karena status mereka sebagai pemegang sabuk juara, di mana Topuria adalah juara kelas ringan dan Makhachev adalah kampiun kelas welter.
Namun, situasi berubah setelah Topuria kehilangan sabuk juaranya akibat kekalahan TKO dari Gaethje di UFC Freedom 250. Pasca kekalahan tersebut, Makhachev melalui akun X miliknya, melancarkan sindiran kepada Topuria. "Siapa yang meninggikan diri, dia akan direndahkan! Ada tingkatan di olahraga ini! Selamat Justin, kamu lebih pantas mendapat sabuk ini dibanding siapa pun!" tulis Makhachev. Ia menambahkan dalam unggahan lain, "Menyerah di pertarungan terbesar dalam kariermu adalah sesuatu yang tidak bisa dilakukan semua orang. Benar-benar Le Layenda."
Kekalahan Topuria dalam mempertahankan gelar juara kelas ringan ini secara tidak langsung mengurangi kemungkinan terjadinya duel antara dirinya dan Makhachev, mengingat mereka kini berada di kelas berat yang berbeda. Di sisi lain, Justin Gaethje yang kini menyandang gelar juara kelas ringan dikabarkan tidak memiliki ambisi untuk bertarung melawan Makhachev. Gaethje tampaknya telah menemukan kepuasan atas pencapaiannya sebagai juara kelas ringan, setelah sebelumnya mengalami kekalahan dalam perebutan gelar melawan Khabib Nurmagomedov dan Charles Oliveira.