bytedaily
Rabu, 22 April 2026 - 17:21 WIB

Jefferies Naikkan Peringkat Saham Ulta Beauty Menjadi 'Buy' Berkat Pemulihan Siklus Makeup dan Eksekusi Merchandising

Redaksi 22 April 2026 2 views
Jefferies Naikkan Peringkat Saham Ulta Beauty Menjadi 'Buy' Berkat Pemulihan Siklus Makeup dan Eksekusi Merchandising
Ilustrasi visual (Sumber: finance.yahoo.com)

bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, Ulta Beauty Inc. (NASDAQ:ULTA) mendapatkan kembali kepercayaan investor setelah Jefferies menaikkan peringkat saham perusahaan ritel kecantikan tersebut menjadi 'Buy'. Peningkatan ini didasarkan pada momentum permintaan makeup yang membaik, eksekusi merchandising yang lebih baik, dan prospek biaya yang lebih terukur.

Jefferies menetapkan target harga sebesar $700, yang menyiratkan valuasi sekitar 22 kali laba. Analis menilai profil risiko-imbalan saham ini menjadi lebih menguntungkan setelah periode skeptisisme investor.

Inti dari peningkatan peringkat ini adalah prospek makeup yang menguat. Jefferies menyebut makeup sebagai kategori dengan kecepatan tertinggi dalam industri kecantikan dan menyumbang sekitar 38% dari total penjualan Ulta. Data Google Trends menunjukkan peningkatan minat pencarian untuk produk seperti perona pipi (blush) dan concealer. Selain itu, data Tribe Dynamics menunjukkan nilai media yang diperoleh Ulta pada kuartal pertama melampaui Sephora.

Jefferies meyakini bahwa kategori makeup memasuki fase kenaikan yang berkelanjutan, yang berpotensi menandai pergeseran awal siklus yang dapat berlanjut hingga melampaui tahun fiskal 2026. Siklus kecantikan umumnya berlangsung sekitar lima tahun, yang menurut firma tersebut memberikan dukungan yang lebih tahan lama untuk lalu lintas pengunjung dan frekuensi pembelian di Ulta.

Laporan tersebut juga menyoroti perbaikan dalam eksekusi merchandising menyusul perubahan kepemimpinan. Sebelumnya, Jefferies mengkhawatirkan bahwa ragam produk Ulta terlalu bergantung pada merek-merek lama yang banyak tersedia di Amazon dan saluran diskon, sehingga membatasi diferensiasi. Namun, dinamika tersebut kini bergeser. Ulta mempercepat penambahan merek-merek baru yang mengikuti tren, beralih dari sekadar 'mengisi celah' menjadi pembangunan koleksi produk yang lebih proaktif. Manajemen Ulta kini percaya bahwa portofolio merek intinya sudah cukup kuat dan berfokus pada penambahan produk yang lebih terdiferensiasi dan inkremental untuk menangkap permintaan yang sedang berkembang.

Jefferies menggambarkan posisi Ulta sebagai 'dana indeks kecantikan', dengan argumen bahwa rentang harga yang luas dari segmen massal hingga premium memberikan keunggulan struktural seiring konsumen yang semakin mencampur pembelian produk premium dan bernilai. Pengecer massal, sebaliknya, tidak memiliki eksposur terhadap produk premium, sementara Sephora lebih condong ke produk kelas atas.

Meskipun sebelumnya Jefferies mempertanyakan apakah bauran merek Ulta dapat sepenuhnya memanfaatkan luasnya kategori kecantikan, perbaikan kurasi dan ragam produk baru-baru ini dinilai telah mempersempit kesenjangan tersebut. Jefferies menambahkan bahwa peningkatan margin yang sederhana sekalipun, dikombinasikan dengan disiplin biaya yang lebih dapat diprediksi, sudah cukup untuk mendukung prospek ketahanan laba yang lebih kuat pada tingkat valuasi saat ini.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.