bytedaily
Rabu, 22 April 2026 - 17:14 WIB

Pemilik Hewan Peliharaan di Inggris Hadapi Tagihan Dokter Hewan Hingga Ribuan Pound Sterling Akibat Pembatalan Polis Asuransi

Redaksi 22 April 2026 1 views
Pemilik Hewan Peliharaan di Inggris Hadapi Tagihan Dokter Hewan Hingga Ribuan Pound Sterling Akibat Pembatalan Polis Asuransi
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, seorang pemilik hewan peliharaan di Inggris, Kim Watts, harus menanggung tagihan dokter hewan sebesar £8.000 setelah perusahaan asuransinya membatalkan polis peliharaannya. Watts mengaku menangis ketika mengetahui hal tersebut, terutama setelah anjing kesayangannya, Darcey, mengalami cedera cakram yang parah akibat diserang dua anjing lain saat berjalan-jalan.

Watts menyatakan bahwa ia telah memastikan Darcey dicakup oleh asuransi untuk perawatan tersebut. Bahkan, ia mengaku telah berbicara dengan pihak asuransi melalui telepon dengan dokter hewan sebagai saksi, yang mengonfirmasi bahwa perawatan akan ditanggung. Namun, sembilan minggu kemudian, saat memeriksa klaim yang tertunda di akun daringnya, Watts menemukan bahwa polisnya telah dihentikan tanpa pemberitahuan email.

Merasa diperlakukan tidak adil, Watts mengambil langkah hukum dan mengajukan kasusnya ke Financial Ombudsman Service (FOS), sebuah badan yang dapat memerintahkan perusahaan asuransi untuk membayar kompensasi. Meskipun awalnya kalah, Watts berhasil memenangkan banding dan mendapatkan kembali £8.000 penuh. Namun, ia tetap harus mengeluarkan biaya £900 untuk nasihat hukum spesialis.

Perusahaan asuransi, Purely Pets, menyatakan bahwa mereka telah sepenuhnya menerapkan rekomendasi ombudsman dan mengaktifkan kembali polis Darcey. Kasus ini muncul di tengah meningkatnya biaya perawatan hewan peliharaan di Inggris, yang dilaporkan oleh BBC News dalam dua tahun terakhir. Banyak pemilik hewan peliharaan yang kesulitan mengatasi kenaikan biaya ini, bahkan ada yang terpaksa membawa hewan mereka ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan yang lebih terjangkau.

Kekhawatiran juga datang dari para dokter hewan dan badan amal hewan yang menyatakan bahwa semakin banyak pemilik hewan peliharaan yang terpaksa memilih eutanasia bagi hewan mereka karena tagihan medis yang membengkak melebihi inflasi.

Ribuan orang telah menghubungi BBC Your Voice dengan keluhan terkait asuransi hewan peliharaan, termasuk kenaikan biaya umum, premi yang meningkat setelah klaim diajukan, premi yang naik seiring bertambahnya usia hewan, dan pemilik yang tidak mendapatkan perlindungan sesuai harapan.

Statistik terbaru dari situs perbandingan harga MoneySuperMarket menunjukkan bahwa premi rata-rata asuransi hewan peliharaan meningkat 15% antara tahun 2022/23 hingga 2024/25, meskipun ada sedikit penurunan dalam beberapa bulan terakhir.

Kisah serupa datang dari Ian Day, yang membatalkan polis asuransi untuk anjingnya yang berusia 12 tahun, Alfie. Klaimnya untuk biaya pengangkatan tumor di hidung Alfie ditolak karena diajukan lebih dari 12 bulan setelah masalah tersebut pertama kali terdeteksi. Day harus menanggung sendiri tagihan sebesar £1.200. Ia kini menyisihkan sekitar £25 per bulan ke rekening bank terpisah untuk biaya perawatan hewan di masa depan.

Kara Gammell, seorang pakar asuransi dari MoneySuperMarket, menekankan pentingnya meninjau polis secara teratur dan bagi konsumen untuk memahami bagaimana klaim dapat memengaruhi biaya di masa depan agar dapat membuat keputusan yang tepat.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.