bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Juventus dan AC Milan mengakhiri laga pekan ketiga Serie A dengan hasil imbang 1-1 di Stadion Allianz, Turin, pada Senin (7/9) dini hari waktu Indonesia.
Setelah peluit awal, tim asuhan Luciano Spalletti berusaha menguasai permainan dan menciptakan serangan, namun peluang berbahaya belum muncul. Kesempatan pertama yang signifikan bagi Juventus datang pada menit ke-38, ketika Francico Conceição menembak namun masih dapat diantisipasi oleh kiper AC Milan, Mike Maignan.
Di babak kedua, Juventus terus menekan pertahanan lawan. Conceição kembali memiliki peluang, dan pada menit ke-55 tendangan jarak jauh dari pemain sayap itu memantul mengenai tiang gawang Milan.
AC Milan unggul lebih dulu pada menit ke-68 melalui gol Aplhadjo Cissé, yang baru masuk selama tujuh menit, menaklukkan kiper Juventus, Guglielmo Vicario.
Usai gol tersebut, Juventus tidak menyerah. Upaya serangan dari Teun Koopmeiners dan Nick Woltemade belum menghasilkan gol hingga menit tambahan pertama babak kedua, ketika umpan Koopmeiners berhasil diselesaikan oleh Federico Gatti, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Skor imbang tersebut bertahan hingga peluit akhir, memberikan masing-masing satu poin kepada kedua tim. Dengan hasil ini, Juventus dan AC Milan masing-masing mengumpulkan tujuh poin dan berada di posisi lima besar klasemen Serie A, di belakang AS Roma, Inter Milan, dan Como.
Susunan pemain yang digunakan pada laga tersebut adalah sebagai berikut: Juventus – Vicario; Kalulu, Bremer, Lucumi, Celik; Locatelli, Douglas Luiz; Conceição, González, Alajbegović; Kolo Muani. AC Milan – Maignan; Gila, De Winter, Pavlović; Moreira, Modrić, Musah, Estupiñán; Rabiot, Saelemakers; Ramos.