bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 00:32 WIB

Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026 Gelar Technical Meeting, Aturan Terbaru Diterapkan

Redaksi 24 Juni 2026 15 views
Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026 Gelar Technical Meeting, Aturan Terbaru Diterapkan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Presiden 2026 telah menyelenggarakan technical meeting yang dihadiri oleh ratusan atlet di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, pada Rabu (24/6). Pertemuan ini membahas berbagai aspek teknis penyelenggaraan kejuaraan yang akan dimulai keesokan harinya, Kamis (25/6).

Turnamen yang diinisiasi oleh CNN Indonesia dan PB IPSI ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, hingga Minggu (28/6), dan akan mempertandingkan tiga kategori: Pemasalan, Tanding, dan Seni. Kompetisi ini terbuka bagi atlet muda dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK).

Dalam technical meeting, panitia memaparkan aturan yang harus dipatuhi oleh atlet dan pelatih, dengan penekanan pada penggunaan peraturan pertandingan versi terbaru 2026 untuk menjaga kualitas kompetisi. Manajer Kompetisi, Iskandar, menyatakan bahwa peraturan ini telah diterapkan sebelumnya dalam kejuaraan Piala Kasad di Bandung dan berjalan lancar. Ia berharap kejuaraan Piala Presiden ini juga dapat berjalan sesuai harapan dengan penerapan peraturan yang sama.

Pihak penyelenggara mengimbau seluruh atlet dan pelatih untuk hadir sejak pukul 06.00 WIB pada hari pertandingan agar pelaksanaan tidak tertunda. Dengan total 2000 atlet yang berpartisipasi, pertandingan akan dimulai pukul 07.00 WIB dengan target selesai sebelum waktu maghrib setiap harinya. Hal ini bertujuan agar acara tidak berlarut-larut hingga malam, mengingat banyak peserta yang masih berstatus pelajar.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.