bytedaily
Senin, 17 Agustus 2026 - 04:36 WIB

Kementan Salurkan Bantuan Pangan Rp 75,4 Miliar untuk Korban Bencana NTT

Redaksi 17 Agustus 2026 1 views
Kementan Salurkan Bantuan Pangan Rp 75,4 Miliar untuk Korban Bencana NTT
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyalurkan bantuan pangan senilai Rp 75,4 miliar untuk masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memerintahkan Perum Bulog untuk segera mengonsolidasikan bantuan tersebut setelah menerima informasi mengenai bencana.

Bantuan yang diberikan mencakup total 5.386 ton beras, yang dialokasikan untuk empat kabupaten di NTT, yaitu Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Sikka. Rincian bantuan tersebut terdiri atas bantuan bencana dan bantuan pangan reguler.

Secara spesifik, Kabupaten Manggarai menerima 31,63 ton bantuan bencana dan 1.799 ton bantuan pangan reguler. Kabupaten Manggarai Timur mendapatkan 153 ton bantuan bencana dan 1.661 ton bantuan pangan reguler. Sementara itu, Kabupaten Ngada memperoleh 8,06 ton bantuan bencana dan 444,21 ton bantuan pangan reguler, dan Kabupaten Sikka menerima 6,88 ton bantuan bencana serta 1.281,36 ton bantuan pangan reguler.

Total alokasi beras khusus untuk bantuan kebencanaan mencapai 200,35 ton, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak langsung dalam kondisi darurat. Menteri Pertanian Amran Sulaiman, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), menekankan pentingnya koordinasi antara Kementan, Perum Bulog, dan pemerintah daerah untuk memastikan bantuan menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan, termasuk di wilayah yang sulit diakses akibat bencana.

Amran menegaskan bahwa pemerintah berupaya memastikan ketersediaan dan distribusi pangan tetap aman, serta bantuan tidak hanya difokuskan pada masa tanggap darurat. Bantuan pangan reguler juga tetap berjalan untuk mendukung kebutuhan masyarakat pascabencana. Ia menambahkan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada masyarakat terdampak bencana yang merasa sendirian, dengan pangan yang tersedia dan koordinasi yang terus diperkuat hingga kondisi masyarakat pulih.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.