bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, tengah berupaya menguasai Bahasa Spanyol. Tujuannya adalah untuk memperbaiki komunikasi dengan para montir di timnya, Honda Asia Dream Racing Junior Team, yang berkompetisi di Moto3 Junior 2026.
Ramadhipa, yang berusia 16 tahun, menyadari pentingnya peran kru tim dalam setiap kesuksesan balapan. Ia ingin memastikan bahwa masukan teknisnya dapat dipahami sepenuhnya oleh para montir. "Utamanya memang harus Bahasa Inggris. Tapi selain itu saya juga harus belajar Bahasa Spanyol agar sama-sama paham dengan montir. Ya, sedikit-sedikit bisa [Bahasa Spanyol]," ujar Ramadhipa dalam sebuah konferensi pers virtual pada Senin (15/6).
Performa Ramadhipa di musim ini cukup menjanjikan, terbukti dengan raihan podium ketiga di Catalunya dan kemenangan di Sirkuit Estoril, Portugal. Ia berhasil menjadi pembalap terbaik di seri Portugal dengan catatan waktu 27 menit 55,32 detik. Ramadhipa menargetkan untuk terus finis di setiap balapan dan berkembang dari satu seri ke seri berikutnya.
Ia menekankan bahwa setiap catatan waktu dalam balapan sangat krusial untuk mengumpulkan data dan melakukan improvisasi, baik dari sisi motor, mekanik, maupun dirinya sendiri. Peningkatan performa di setiap edisi balapan menjadi fokus utamanya untuk dapat meraih hasil terbaik di seri-seri mendatang.
Berkat hasil gemilangnya di Estoril, Ramadhipa kini menempati peringkat kedua klasemen sementara Moto3 Junior 2026 dengan mengumpulkan 51 poin. Ia terpaut tujuh poin dari pembalap CFMoto Aspar Junir, Giulio Pugliese.