bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 23:49 WIB

Kiper 40 Tahun Cape Verde, Vozinha, Tampil Gemilang Gagalkan Serangan Spanyol di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Redaksi 16 Juni 2026 11 views
Kiper 40 Tahun Cape Verde, Vozinha, Tampil Gemilang Gagalkan Serangan Spanyol di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, penampilan kiper veteran Cape Verde, Vozinha, berhasil mencuri perhatian dalam pertandingan Grup H Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Spanyol yang berakhir dengan skor imbang 0-0. Di usianya yang telah menginjak 40 tahun, Vozinha menunjukkan performa impresif di bawah mistar gawang, berhasil menahan gempuran serangan dari timnas Spanyol yang diperkuat pemain bintang seperti Rodri.

Beberapa kali Vozinha tampil sebagai penyelamat, menggagalkan peluang emas yang diciptakan para pemain Spanyol, sehingga menimbulkan frustrasi di kubu lawan. Kiper dengan nama asli Osmar Jose Evora Dias ini memiliki julukan unik, Vozinha, yang dalam bahasa Inggris berarti 'Voice' atau Sang Suara. Julukan ini ia dapatkan sejak kecil di Pulau Sao Vicente, tempat ia dibesarkan oleh kakek dan neneknya.

Vozinha saat ini bermain untuk klub kasta kedua Liga Portugal. Ia menceritakan bahwa julukan Vozinha sudah melekat sejak masa kecilnya. Namun, ia baru meresmikan penggunaan nama tersebut di karier profesionalnya saat bergabung dengan klub Angola, Progresso. Keputusan ini diambil karena di tim tersebut sudah ada kiper lain bernama Josimar, dan ia menolak menggunakan nomor punggung 'Josimar II'. Karena di kampung halamannya ia lebih dikenal sebagai Vozinha, ia pun memutuskan untuk menggunakan julukan tersebut di jerseynya.

Dengan pengalaman lebih dari 80 penampilan bersama tim nasional Cape Verde, yang ia lakoni sejak 14 tahun lalu, Vozinha telah berlaga di empat edisi Piala Afrika. Namun, Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini menjadi panggung Piala Dunia pertamanya. Kesuksesan Cape Verde menahan tim kuat seperti Spanyol membuat penampilan Vozinha di laga-laga selanjutnya, melawan Uruguay dan Arab Saudi, semakin dinantikan untuk melihat peluang mereka melaju ke fase gugur.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.