bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 17:35 WIB

Klasemen Peringkat Tiga Terbaik Piala Dunia 2026: Iran Masih Berpeluang Lolos

Redaksi 27 Juni 2026 8 views
Klasemen Peringkat Tiga Terbaik Piala Dunia 2026: Iran Masih Berpeluang Lolos
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, persaingan di babak grup Piala Dunia 2026 kini semakin mengarah pada perebutan status peringkat ketiga terbaik yang berpotensi membawa tim melaju ke babak 32 besar.

Setelah pertandingan terakhir Grup G rampung, peta peluang tim untuk lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik menjadi lebih menarik. Iran, yang bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga penutup Grup G, masih memiliki kans untuk lolos. Namun, kelolosan mereka bergantung pada hasil pertandingan terakhir di Grup K dan Grup J.

Hingga Sabtu (27/6) siang WIB, tercatat lima tim telah memastikan diri melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai peringkat ketiga terbaik. Kelima tim tersebut adalah Swedia, Ekuador, Bosnia Herzegovina, Paraguay, dan Senegal. Dari klasemen peringkat ketiga terbaik, hanya delapan tim yang akan mendapatkan tiket ke babak selanjutnya, sehingga menyisakan tiga slot lagi.

Swedia, Ekuador, Bosnia Herzegovina, dan Paraguay masing-masing telah mengumpulkan empat poin dari tiga pertandingan fase grup. Sementara itu, Senegal, meskipun mengoleksi tiga poin, unggul dalam selisih gol dengan kelebihan dua gol.

Masih ada tiga grup yang belum memainkan partai terakhirnya di fase grup Piala Dunia 2026. Pertandingan Grup K antara RD Kongo melawan Uzbekistan, laga Grup L antara Kroasia dan Ghana, serta duel Grup J antara Aljazair melawan Austria akan menjadi penentu bagi tim-tim yang berpeluang merebut sisa tiket ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Saat ini, sudah 27 tim yang dipastikan melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, menyisakan lima tiket terakhir bagi tim-tim lain.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.