bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, kreator konten asal China, Song Xingyu atau Amazing Ayu, membuat hoverboard yang terinspirasi kendaraan Green Goblin dalam film Spider-Man. Dengan bantuan chatbot kecerdasan buatan (AI), ia berhasil menguji alat tersebut dengan terbang.
Ayu mempelajari mekanik, kontrol penerbangan, dan AI secara otodidak. Ia mengatakan ketertarikannya membuat hoverboard berawal dari kegemarannya terhadap film Spider-Man sejak kecil. Menurutnya, alat itu menarik karena dapat lepas landas dan melayang di udara.
Proses pembuatan hoverboard berlangsung sekitar dua bulan. Mengutip Interesting Engineering, Ayu ingin terbang lebih tinggi, tetapi meminta penonton tidak meniru aksinya yang berbahaya.
Prototipe pertamanya memakai lima mesin turbojet. Mesin itu menggunakan tekanan gas panas dan udara bertekanan tinggi dari proses pembakaran. Ayu menyebut perangkat tersebut berpotensi mencapai kecepatan 1.000 kilometer per jam dan diperkirakan dapat mengangkut tiga orang.
Namun, prototipe itu gagal. Jarak antarmesin terlalu rapat dan ujung nozzle terlalu dekat dengan tanah. Kondisi tersebut membuat gas panas dari saluran pembuangan tersedot kembali ke saluran masuk dan memicu kebakaran. Ayu mengatakan ia memilih turbojet karena ukuran dan daya dorongnya, serta tampilannya yang menurutnya menyerupai teknologi fiksi ilmiah.
Setelah memasukkan data uji ke agen AI, Ayu mengikuti saran untuk beralih ke sistem penggerak listrik yang konsepnya mirip drone. Hoverboard berikutnya menggunakan 10 unit penggerak dengan gaya dorong masing-masing 30 kilogram dan arus puncak 2.000 ampere. Meski perangkat itu lebih kuat dan lebih aman, ia masih menghadapi kendala kontrol dan keseimbangan.
Untuk membantu latihan, Ayu memasang ponsel dengan sensor giroskop pada hoverboard. Perangkat tersebut merekam rotasi papan dan mengirimkan data secara langsung ke ponsel lain yang dikenakan di pergelangan tangannya. Sistem berbasis AI itu memberikan arahan suara melalui earphone.
Setelah berlatih lebih dari 10 hari, Ayu mencoba hoverboard di luar ruangan di Badong, Provinsi Hubei. Ia terbang menyusuri jalan, melintasi Sungai Yangtze, dan melewati ngarai sungai. Ayu mengatakan AI dapat menjadi rekan yang membantu manusia melampaui keterbatasan jika digunakan dengan tepat.