bytedaily
Minggu, 05 Juli 2026 - 12:24 WIB

Luhut Optimistis Bali International Financial Center Dapat Menarik Ratusan Miliar Dolar AS

Redaksi 11 Juni 2026 15 views
Luhut Optimistis Bali International Financial Center Dapat Menarik Ratusan Miliar Dolar AS
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa pengembangan fasilitas _family office_ di Pusat Keuangan Internasional (International Financial Center/IFC) Bali berpotensi mendatangkan ratusan miliar dolar Amerika Serikat ke Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Luhut usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Presiden, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/6). Dalam pertemuan tersebut, Luhut mengemukakan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan terkait pengembangan _family office_.

Lebih lanjut, Luhut menginformasikan bahwa akan ada pertemuan lanjutan mengenai pengembangan _family office_ ini pada bulan Juli mendatang, meskipun ia tidak merinci siapa saja yang akan terlibat dalam pembahasan tersebut. "Tadi juga Presiden memberi arahan lagi mengenai International Financial Center Family Office yang nanti akan ada pertemuan di sekitar bulan Juli di Bali. Dan kita berharap itu ada potensi kira-kira mungkin berapa ratus miliar dolar yang kemungkinan masuk di Indonesia," ujar Luhut dalam konferensi pers.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga peluang masuknya dana tersebut dengan menciptakan sentimen positif bagi investor global melalui pemberitaan yang baik mengenai Indonesia. "Ini potensi harus kita jaga dengan berita bagus dari Indonesia," kata Luhut.

Rencana pembentukan _family office_ pertama kali diusulkan oleh Luhut pada Mei 2024, saat ia masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di era pemerintahan sebelumnya. Luhut mencontohkan negara-negara seperti Singapura, Hong Kong, dan Abu Dhabi yang telah memiliki banyak _family office_, dengan Singapura saja memiliki 1.500 unit, menjadikannya rujukan bagi Indonesia.

Sebelumnya, pemerintah memproyeksikan bahwa investasi dari _family office_ yang dapat dihimpun Indonesia dalam beberapa tahun ke depan mencapai US$500 miliar atau sekitar Rp8.151,95 triliun. Angka ini merepresentasikan 5 persen dari total aset _family office_ global yang mencapai US$11,7 triliun.

Secara umum, _family office_ menawarkan berbagai layanan, termasuk manajemen investasi, perencanaan keuangan, dan perencanaan pajak. Menurut Luhut, investor asing dapat menempatkan dana mereka di _family office_ tanpa dikenakan pajak, kecuali jika investasi tersebut menghasilkan penciptaan lapangan kerja.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.