bytedaily
Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:29 WIB

Media Vietnam Soroti Kekuatan Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Redaksi 05 September 2026 10 views
Media Vietnam Soroti Kekuatan Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, media Vietnam menyoroti potensi kekuatan Timnas Indonesia yang diproyeksikan akan diperkuat oleh pemain-pemain terbaiknya menjelang gelaran FIFA ASEAN Cup 2026.

Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung dari 24 September hingga 5 Oktober. Indonesia terpilih sebagai tuan rumah untuk kategori Premier Division yang diikuti oleh delapan tim peserta.

Dalam undian grup, Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh yang menggantikan India. Sementara itu, Grup B dihuni oleh Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.

Meskipun berada di grup yang berbeda, media Vietnam dilaporkan memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan skuad Garuda. Pemberitaan mereka menilai bahwa Timnas Indonesia kali ini akan tampil lebih superior dibandingkan saat berlaga di Piala AFF 2026.

Menurut Soha, salah satu media Vietnam, Timnas Indonesia akan diperkuat oleh seluruh pemain kunci yang saat ini berkompetisi di luar negeri. Kondisi ini diprediksi akan membuat tim menjadi lebih kuat dibandingkan sebelumnya di Piala AFF 2026.

Kehadiran pemain diaspora, terutama di lini pertahanan, dianggap sebagai faktor utama yang meningkatkan kekuatan Tim Merah Putih. Soha juga memprediksi kehadiran Ole Romeny akan menambah ketajaman lini depan tim asuhan pelatih John Herdman.

Media tersebut menyebutkan bahwa Jay Idzes, yang bermain di Serie A bersama Sassuolo, akan menjadi pemimpin di lini belakang Timnas Indonesia dan memegang peran penting dalam skema permainan John Herdman. Selain Idzes, nama-nama lain seperti Kevin Diks, Calvin Verdonk, dan Elkan Baggott juga disebut sebagai pemain kunci. Posisi penjaga gawang akan diperkuat oleh Emil Audero, sementara Ole Romeny akan menjadi andalan di lini serang, di mana keduanya juga bermain di Eropa.

Situasi ini dipandang akan memberikan nuansa yang berbeda bagi Timnas Indonesia dibandingkan dengan turnamen sebelumnya. Di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia gagal melaju ke fase gugur. Soha menjelaskan bahwa kembalinya para pemain diaspora ini memberikan kekuatan yang berbeda, mengingat pada Piala AFF 2026, tim Garuda tidak dapat memanggil 14 pemain diaspora karena turnamen tersebut tidak masuk dalam kalender FIFA dan mereka tersingkir lebih awal.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.