bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) turut memicu kenaikan harga sejumlah bahan pangan, termasuk buah-buahan impor yang diperdagangkan di beberapa pasar di Jakarta. Pada Rabu (10/6) sore, nilai tukar rupiah tercatat berada di kisaran Rp17.944 per dolar AS, bahkan sempat menyentuh rekor terendah sepanjang sejarah Indonesia di level Rp18.188 per dolar AS pada Senin (8/6) sore.
Di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, pantauan pada Rabu (10/6) menunjukkan kenaikan harga signifikan pada buah-buahan impor. Anggur merah impor dari Australia kini dijual seharga Rp100 ribu per kantong plastik, naik dari harga sebelumnya Rp80 ribu. Anggur hitam impor dari negara yang sama juga mengalami kenaikan menjadi Rp120 ribu per kantong, dari sebelumnya Rp100 ribu. Masing-masing kantong tersebut diperkirakan memiliki berat sekitar satu kilogram.
Jali, seorang pedagang buah di pasar tersebut, mengkonfirmasi bahwa harga buah-buahan impor telah mengalami kenaikan dalam sebulan terakhir seiring dengan melemahnya nilai rupiah. Selain anggur, apel merah dan pir impor dari China juga mengalami kenaikan harga. Apel merah kini dijual Rp50 ribu per kg, meningkat dari Rp35 ribu, sementara pir naik menjadi Rp40 ribu per kg dari sebelumnya Rp30 ribu.
Dampak pelemahan rupiah juga terasa pada produk olahan kedelai seperti tempe dan tahu yang menggunakan kedelai impor. Meskipun harga jual kepada konsumen masih dijaga, Deni, seorang pedagang tempe dan tahu, mengungkapkan penurunan margin keuntungan. Ia membeli tempe dari pengrajin seharga Rp3.500 per balok kecil, naik dari Rp3.000, yang mengurangi keuntungannya dari Rp2.000 menjadi Rp1.500 per balok.
Untuk menyiasati kondisi tersebut, Deni mulai memproduksi tahu putih kotak sendiri. Ia membeli kedelai sebagai bahan baku seharga Rp16 ribu per kg. Sementara itu, tahu kuning yang ia ambil dari pengrajin kini dibeli seharga Rp6.000 per plastik isi 10 buah, naik dari Rp5.000.
Situasi serupa juga dilaporkan terjadi di Pasar Penggilingan, Jakarta Timur, di mana harga buah-buahan impor juga mengalami kenaikan. Anggur merah impor dari Australia kini dijual seharga Rp110 ribu per kantong plastik, dibandingkan harga sebelumnya Rp85 ribu.