bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, mantan presiden Al‑Ittihad, Anmar Al Haili, mengungkap bahwa klubnya pernah berupaya merekrut Lionel Messi pada tahun 2023 dengan menawarkan kontrak bernilai 1,4 miliar euro per tahun atau setara sekitar Rp78,66 miliar per hari, namun tawaran tersebut ditolak oleh sang bintang.
Penawaran tersebut diajukan tak lama setelah kontrak Messi dengan Paris Saint-Germain berakhir. Beberapa sumber menyatakan bahwa tawaran itu berupa cek kosong yang memberi Messi kebebasan menentukan besaran gaji serta durasi kontrak yang diinginkannya.
Penolakan Messi didasarkan pada pertimbangan pribadi, bukan soal besaran uang. Pada saat itu, keluarga Messi lebih memilih menetap di Amerika Serikat.
Messi kemudian memutuskan bergabung dengan Inter Miami pada Juni 2023 dan memperpanjang kontraknya hingga tahun 2028, yang berarti ia akan bermain di klub Amerika tersebut hingga berusia 41 tahun.
Baru-baru ini, Messi mengumumkan pengunduran diri dari timnas Argentina, namun belum menentukan kapan ia akan mengakhiri kariernya di level klub.