bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 10:58 WIB

Miguel Almiron Terkena Kartu Merah Pertama Akibat Aturan Baru FIFA

Redaksi 20 Juni 2026 11 views
Miguel Almiron Terkena Kartu Merah Pertama Akibat Aturan Baru FIFA
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, gelandang Timnas Paraguay, Miguel Almiron, menjadi pemain pertama yang menerima kartu merah berdasarkan aturan baru FIFA. Sanksi ini diberikan setelah ia menutup mulutnya saat berbicara dengan pemain lawan dalam pertandingan melawan Turki di Piala Dunia 2026 pada Sabtu (20/6).

Insiden tersebut terjadi menjelang akhir babak pertama ketika pertandingan sempat terhenti. Miguel Almiron dan pemain Turki, Mert Muldur, terlibat adu mulut. Dalam rekaman pertandingan, terlihat Almiron mengucapkan sesuatu kepada Muldur sambil menutup mulutnya dengan tangan. Gestur ini kemudian dilaporkan oleh Muldur kepada wasit.

Setelah menerima laporan, ofisial pertandingan di ruang VAR memanggil wasit untuk meninjau ulang rekaman kejadian. Berdasarkan tayangan yang jelas menunjukkan pelanggaran tersebut, wasit langsung mengeluarkan kartu merah kepada Almiron.

Aturan baru yang diterapkan FIFA untuk Piala Dunia 2026 mengklasifikasikan tindakan menutup mulut saat berbicara sebagai pelanggaran serius. Aturan ini diduga dipicu oleh insiden yang terjadi pada pertandingan Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid, di mana pemain Benfica, Gianluca Prestianni, menutup mulutnya saat diduga melakukan tindakan rasialisme terhadap Vinicius Junior.

Gestur menutup mulut dianggap sebagai tindakan ofensif karena menyulitkan identifikasi ucapan penutur. FIFA dan IFAB (International Football Association Board) kemudian sepakat untuk memasukkan gestur ini sebagai pelanggaran berat. Miguel Almiron menjadi pemain pertama yang menerima kartu merah akibat tindakan ini dalam kompetisi internasional.

Pengusiran Almiron menimbulkan kerugian besar bagi timnya, mengingat Paraguay sedang unggul 1-0 atas Turki saat insiden tersebut terjadi.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.