bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Jose Mourinho memberikan tanggapan khasnya setelah Real Madrid menelan kekalahan dari Real Betis pada Sabtu (5/9). Ini merupakan kekalahan pertama bagi Madrid di liga Spanyol musim ini, setelah tiga pertandingan sebelumnya selalu meraih kemenangan.
Mourinho, yang dikenal dengan gaya menjawab pertanyaan yang defensif namun tetap terasa pedas, memilih untuk bersikap diplomatis terkait momen krusial pertandingan, termasuk kegagalan penalti Kylian Mbappe dan gol Carlos Espi yang dianulir. "Saya tidak melihatnya, saya tidak melihatnya secara detail. Saya tidak melihatnya di ruang ganti. Saya tidak bisa berkomentar soal itu," ujarnya.
Meskipun demikian, Mourinho tetap mengapresiasi performa anak asuhnya. Ia menilai para pemain Real Madrid telah bermain dengan baik, mendominasi penguasaan bola, dan menciptakan banyak peluang dengan total 20 tembakan, tujuh di antaranya mengarah ke gawang. "Saya pikir para pemain bermain dengan baik. Kadang Anda kalah dan Anda tidak tahu mengapa; kadang Anda kalah dan tidak tahu cara menjelaskannya. Sangat dominan, dengan bek tengah yang mengontrol segalanya, sering menyerang, dan ada banyak kesempatan mencetak gol," jelasnya.
Pelatih asal Portugal itu menambahkan, jika pertandingan berakhir imbang, timnya akan sangat frustrasi mengingat banyaknya upaya yang telah dilakukan. "Bayangkan bagaimana perasaan kami saat kalah," terangnya.
Lebih lanjut, Mourinho juga melontarkan komentar yang sedikit bernada provokatif mengenai performa lawan. Ia menyatakan tidak memiliki keluhan terhadap perilaku pemainnya yang telah memberikan segalanya. "Kami pantas menang, tetapi kepantasan itu tidak bisa secara otomatis membuat Anda meraih poin. Selamat kepada Betis yang mengincar seri dan kemudian mendapat keberuntungan," ucapnya.
Komentar Mourinho juga menyinggung aksi pemain tuan rumah yang dianggapnya berpura-pura kesakitan setelah berduel dengan pemain Madrid. Ia membandingkan sikap tersebut dengan Federico Valverde yang tetap berdiri meski menerima hantaman di kaki pada menit awal pertandingan. "Menit pertama sebuah hantaman di kaki [Federico] Valverde dan dia tetap berdiri, Itu tipikal kapten Real Madrid, tapi izinkan saya memberi contoh dari sisi lain: anak yang terkapar di depan bangku cadangan saya, saya pikir akan ada ambulans datang, pada akhirnya tidak ada. Itulah. Ketika Anda menghadapi lawan dengan kultur seperti itu, mental seperti itu, itu adalah faktor yang merugikan Anda," beber Mourinho.