bytedaily
Senin, 17 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Orang Dekat Donald Trump Bela Presiden FIFA Gianni Infantino, Sebut Ada Unsur Politik dan Rasa Iri

Redaksi 16 Agustus 2026 5 views
Orang Dekat Donald Trump Bela Presiden FIFA Gianni Infantino, Sebut Ada Unsur Politik dan Rasa Iri
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Andrew Giuliani, yang dikenal dekat dengan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menyatakan dukungannya terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino. Dukungan ini datang di tengah kontroversi terkait rencana penjualan saham Piala Dunia yang membuat Infantino menghadapi tekanan dan kehilangan dukungan dari beberapa asosiasi sepak bola.

Akibat kontroversi tersebut, Gianni Infantino menghadapi desakan mundur dari sejumlah asosiasi dan konfederasi sepak bola, termasuk UEFA, AFC, dan Concacaf. Namun, beberapa pihak lain seperti CAF, Conmebol, serta asosiasi Argentina dan Meksiko dilaporkan masih memberikan dukungan.

Giuliani, yang juga menjabat sebagai direktur eksekutif Satuan Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia 2026, berpendapat bahwa masalah yang dihadapi Infantino saat ini bersifat politis. Ia membandingkan situasi tersebut dengan apa yang pernah dialami Donald Trump, di mana target politik menjadi motif utama.

Lebih lanjut, Giuliani menilai bahwa isu kontroversi penjualan saham Piala Dunia terus bergulir karena adanya rasa iri terhadap Infantino. Menurutnya, keberhasilan Infantino dalam mengangkat FIFA ke tingkat yang lebih tinggi, yang sebelumnya dianggap sulit dicapai, menimbulkan kecemburuan dari pihak lain.

Sebelumnya, Donald Trump juga telah memberikan pembelaan kepada Gianni Infantino. Trump menyatakan melalui unggahan di Truth Social bahwa FIFA akan melakukan kesalahan besar jika mempertimbangkan untuk mengganti Infantino sebagai presiden.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.