bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan pengembangan kawasan pangan di Tanah Papua mencapai 137.429 hektare hingga tahun 2026. Program ini mencakup 83.030 hektare lahan sawah baru dan 54.399 hektare optimalisasi lahan, dengan Papua Selatan menjadi prioritas utama pengembangan.
Papua Selatan diproyeksikan menjadi pusat produksi pangan di wilayah timur Indonesia dan berperan penting dalam mencapai target swasembada pangan nasional. Data menunjukkan provinsi ini mengembangkan 48.934 hektare sawah baru dan 53.499 hektare lahan optimalisasi, melebihi 100 ribu hektare kawasan produksi pangan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa program pengembangan kawasan pangan ini telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan, dengan peningkatan pendapatan petani mencapai 300 persen. Ia menambahkan bahwa antusiasme masyarakat tercermin dari permintaan untuk perluasan lahan sawah baru.
Selain Papua Selatan, pengembangan kawasan pangan juga dilakukan di provinsi lain seperti Papua (24.248 hektare), Papua Barat Daya (4.675 hektare), Papua Barat (3.373 hektare), dan Papua Pegunungan (2.000 hektare).
Kementan terus berupaya mengatasi kendala di lapangan, termasuk koordinasi dengan Pertamina untuk memastikan pasokan solar bagi operasional pertanian terpenuhi guna kelancaran aktivitas petani.
Di Merauke, produktivitas pertanian menunjukkan peningkatan, terlihat dari indeks pertanaman yang naik dari 1,05 menjadi 1,82 hingga 2,00. Hal ini juga diikuti dengan peningkatan produktivitas padi, luas panen, produksi beras, dan pendapatan petani.
Pemerintah juga membangun ekosistem pertanian modern di Merauke melalui penyediaan alat dan mesin pertanian, benih unggul, pembangunan irigasi, pembentukan brigade pangan, serta pendampingan intensif kepada petani. Menteri Pertanian menyebutkan bahwa teknologi pertanian canggih kini juga diterapkan di Papua untuk mendongkrak produktivitas dan kesejahteraan petani.
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengonfirmasi peran sentral Merauke dalam pengembangan pangan di Tanah Papua, mengingat sebagian besar program cetak sawah dan optimalisasi lahan terpusat di kabupaten tersebut. Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung proyek strategis nasional di sektor pangan demi memperkuat ketahanan pangan dan menjadikan Papua Selatan sebagai lumbung pangan nasional, bahkan berpotensi menjadi pengekspor beras di masa depan.