bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 14:28 WIB

PB IPSI Berencana Integrasikan Pencak Silat ke Kurikulum Sekolah Berdasarkan Arahan Prabowo Subianto

Redaksi 28 Juni 2026 9 views
PB IPSI Berencana Integrasikan Pencak Silat ke Kurikulum Sekolah Berdasarkan Arahan Prabowo Subianto
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) tengah dalam proses untuk memasukkan pencak silat sebagai mata pelajaran dalam kurikulum dasar atau inti di sekolah-sekolah di Indonesia. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Presiden RI, Prabowo Subianto, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum PB IPSI. Saat ini, pencak silat masih berstatus sebagai kegiatan pilihan atau ekstrakurikuler di lingkungan pendidikan formal.

Sekretaris Jenderal PB IPSI, Abdul Karim Aljufri, menjelaskan bahwa PB IPSI telah membentuk sebuah badan khusus yang dinamakan 'Badan Misi Kurikulum Pendidikan' untuk mempercepat realisasi rencana ini. Pembentukan badan tersebut dilakukan setelah kepengurusan PB IPSI terbentuk pasca Musyawarah Nasional (Munas).

Menurut Abdul Karim, upaya menjadikan pencak silat sebagai bagian dari kurikulum sekolah diharapkan dapat menjadi landasan penting untuk mempopulerkan seni bela diri ini secara global, dimulai dari pengenalan kepada anak-anak sejak usia dini. PB IPSI juga berencana menggandeng para akademisi yang memiliki keahlian di bidang pencak silat, khususnya dari Asosiasi Doktor Pencak Silat, untuk menyusun materi pembelajaran yang matang.

Meskipun perumusan internal sedang berjalan, PB IPSI menekankan pentingnya kerja sama formal dengan pemerintah, terutama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Abdul Karim menyatakan bahwa komunikasi resmi dengan kementerian terkait akan segera dilakukan untuk menyusun kurikulum pencak silat secara komprehensif.

Pernyataan ini disampaikan Abdul Karim di sela-sela penutupan Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Presiden 2026 yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia bersama PB IPSI. Turnamen yang berlangsung selama empat hari ini diikuti oleh sekitar 2.000 pesilat dari berbagai daerah, mempertandingkan kategori Tanding dan Seni untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.