bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 10:58 WIB

Pelatih Australia Kecewa dengan Kepemimpinan Wasit dalam Kekalahan Melawan Amerika Serikat

Redaksi 20 Juni 2026 14 views
Pelatih Australia Kecewa dengan Kepemimpinan Wasit dalam Kekalahan Melawan Amerika Serikat
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pelatih tim nasional Australia, Tony Popovic, melayangkan kritik terhadap kinerja wasit menyusul kekalahan timnya dari Amerika Serikat dengan skor 0-2 dalam pertandingan kedua Grup D Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Sabtu (20/3). Pertandingan yang digelar di Stadion Seattle ini membuat Australia harus mengakui keunggulan tuan rumah.

Popovic menyatakan bahwa kepemimpinan wasit dalam laga tersebut tidak optimal dan terdapat beberapa keputusan yang dinilai menguntungkan pihak Amerika Serikat. "Saya rasa hari ini tidak akan mengatakan sebagai hari terbaik untuk kinerja wasit," ungkap Popovic kepada Fox News.

Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah gol kedua Amerika Serikat yang dicetak oleh Alex Freeman pada menit ke-43. Gol tersebut tercipta setelah bola tendangan bebas diintersep dan kemudian disundul masuk oleh Freeman. Meskipun para pemain Australia memprotes dengan alasan adanya penghalangan terhadap kiper mereka yang berpotensi menyebabkan offside, wasit tetap mengesahkan gol tersebut setelah meninjau Video Assistant Referee (VAR).

Ketegangan semakin meningkat menjelang akhir pertandingan ketika Harry Souttar terlihat mencengkeram Folarin Balogun. Wasit kemudian mengeluarkan kartu kuning kepada Balogun, Souttar, dan Jacob Italiano untuk meredakan situasi. Secara total, Australia menerima empat kartu kuning, sementara Amerika Serikat mendapatkan tiga kartu kuning.

Meskipun demikian, Popovic tetap mengakui keunggulan Amerika Serikat dan menyebutkan bahwa para pemainnya terlihat kurang berenergi setelah sebelumnya menampilkan performa gemilang dengan kemenangan 2-0 atas Turki. "Saya tidak tahu apakah ini karena suasana pertandingan, tetapi kami terlihat lesu dan kaki terasa berat. Mereka memenangkan setiap duel dan juga bola kedua. Ketika Anda melakukan itu, sangat sulit untuk mendapatkan momentum. Dan, kemudian kami kebobolan dua gol mudah," jelasnya.

Popovic menambahkan, "Ketika Anda tahu kebisingan yang terjadi di sini -faktor tuan rumah- saya rasa para pemain kami menunjukkan betapa bagusnya mereka di babak kedua. Namun, jelas di level ini, Anda tidak bisa melakukan begitu banyak kesalahan di babak pertama."


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.