bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 18:47 WIB

Penjualan iPhone Tumbuh di Tengah Pasar Smartphone Global yang Lesu

Redaksi 19 Juni 2026 12 views
Penjualan iPhone Tumbuh di Tengah Pasar Smartphone Global yang Lesu
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari Counterpoint Research, pasar smartphone global mengalami penurunan penjualan selama sembilan minggu berturut-turut pada 2026. Di tengah tren negatif tersebut, Apple dan Huawei justru mencatatkan pertumbuhan penjualan yang signifikan.

Periode 11 hingga 17 Mei 2026 menunjukkan kenaikan penjualan iPhone sebesar 10 persen secara tahunan (YoY), sementara pasar smartphone global secara keseluruhan menyusut 8 persen. Huawei dilaporkan menjadi satu-satunya merek lain yang juga mengalami pertumbuhan positif, dengan peningkatan penjualan 23 persen YoY.

Sementara itu, empat merek besar lainnya mengalami penurunan. Samsung turun 1 persen, Oppo anjlok 10 persen, Xiaomi merosot 17 persen, dan Vivo turun 19 persen. Merek-merek lain secara kolektif juga mencatat penurunan 19 persen.

Menurut Counterpoint, acara promosi di China dan India tidak berhasil mendongkrak permintaan. Hal ini disebabkan oleh kelangkaan memori global yang memaksa produsen menaikkan harga, mengubah jadwal peluncuran produk, dan melakukan penghematan biaya secara agresif.

Direktur Riset Counterpoint Research, Tarun Pathak, menyatakan bahwa harga memori diperkirakan akan tetap tinggi sepanjang sisa 2026. Produsen telah menyesuaikan strategi mereka dengan menaikkan harga, mengubah jadwal peluncuran, serta menerapkan taktik penghematan biaya yang agresif, termasuk penyesuaian fitur produk dan efisiensi manajemen distribusi.

Counterpoint juga menyoroti kesenjangan antara Apple dan Huawei dengan merek lain, yang disebabkan oleh perbedaan stabilitas rantai pasokan dan kemampuan penetapan harga. Laporan ini muncul bersamaan dengan konfirmasi CEO Apple Tim Cook mengenai kemungkinan kenaikan harga produk Apple akibat kelangkaan RAM, meskipun rincian mengenai cakupan kenaikan harga tersebut belum dijelaskan lebih lanjut.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.