bytedaily
Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Persebaya Surabaya Kembali ke Kota Pahlawan via Laut Akibat Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Redaksi 06 September 2026 2 views
Persebaya Surabaya Kembali ke Kota Pahlawan via Laut Akibat Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Persebaya Surabaya terpaksa mengubah rute kepulangan mereka dari Lampung menuju Surabaya dengan menggunakan kombinasi perjalanan darat dan laut. Keputusan ini diambil sebagai imbas dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan penutupan sejumlah bandara.

Sebelumnya, tim berjuluk Bajol Ijo ini melakoni laga tandang melawan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, pada Sabtu (5/9), yang berakhir dengan skor imbang 1-1. Perjalanan udara tidak memungkinkan bagi Persebaya karena Bandara Radin Inten II di Lampung dan Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta ditutup akibat dampak erupsi.

Tim Persebaya memulai perjalanan mereka pada pukul 07.00 WIB dari Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni. Dari sana, mereka melanjutkan penyeberangan menggunakan kapal menuju Pelabuhan Merak. Setibanya di Merak, rombongan langsung melanjutkan perjalanan darat menuju Surabaya.

Gelandang Persebaya, Francisco Rivera, menyatakan bahwa pengalaman menempuh perjalanan panjang lintas darat dan laut menuju Surabaya ini merupakan hal baru baginya. Ia menambahkan bahwa situasi ini membuatnya dapat memahami pengalaman para suporter yang kerap melakukan perjalanan serupa untuk memberikan dukungan.

Rivera juga mengungkapkan bahwa ini adalah kali pertama baginya melakukan perjalanan menggunakan kapal laut selama berada di Indonesia. Ia berharap perjalanan panjang tersebut dapat berjalan lancar hingga tim tiba di Surabaya, dan meskipun melelahkan, situasi ini dicoba dinikmati.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.