bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 12:26 WIB

Potensi Peningkatan Bonus Atlet Asian Games dan Olimpiade, Serta Dukungan Pembinaan Olahraga Disabilitas

Redaksi 19 Juni 2026 10 views
Potensi Peningkatan Bonus Atlet Asian Games dan Olimpiade, Serta Dukungan Pembinaan Olahraga Disabilitas
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, memberikan sinyal positif mengenai potensi peningkatan bonus bagi atlet yang meraih medali di ajang Asian Games dan Olimpiade mendatang. Pernyataan ini disampaikan Erick Thohir usai melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, di Hambalang, pada Jumat (19/6).

Erick Thohir menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo telah memberikan perhatian yang sangat baik terhadap kebijakan bonus atlet, di mana saat ini bonus sebesar Rp1 miliar telah diberikan. Ia optimis bahwa angka bonus untuk Asian Games dan Olimpiade dipastikan akan lebih baik lagi.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Erick Thohir menyampaikan komitmen Prabowo Subianto untuk memperkuat pembinaan olahraga bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Salah satu program yang dilaporkan adalah pengembangan sertifikasi pelatihan bagi penyandang disabilitas agar mereka memiliki kesempatan untuk menjadi pelatih dan berkontribusi dalam pembinaan olahraga nasional.

Erick Thohir juga menyoroti kepedulian Presiden terhadap olahraga disabilitas, mengingat jumlah masyarakat disabilitas yang gemar berolahraga mencapai sekitar 11 persen dari total populasi. Prabowo Subianto mendorong agar perhatian yang lebih besar diberikan kepada para penyandang disabilitas, salah satunya melalui program sertifikasi kepelatihan.

Lebih lanjut, Erick Thohir mengungkapkan bahwa Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya pembangunan olahraga nasional yang berorientasi jangka panjang. Dukungan kebijakan diperlukan untuk memastikan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) berjalan secara berkelanjutan, bukan hanya dianggarkan per tahun, melainkan dengan skema multiyears. Hal ini penting untuk mempersiapkan masa depan atlet Indonesia menghadapi berbagai ajang internasional.

Dukungan terhadap skema pembiayaan dan kebijakan yang memungkinkan pembinaan atlet secara berkelanjutan juga dinyatakan oleh Prabowo Subianto, mengingat semakin banyaknya atlet Indonesia yang menunjukkan prestasi dan berpotensi mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.

Dalam kesempatan yang sama, Erick Thohir juga memaparkan rencana pembangunan Akademi Olahraga Nasional. Akademi ini bertujuan untuk menjaring dan membina talenta olahraga sejak usia dini, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah, guna mencetak atlet-atlet masa depan.

Pemerintah juga terus mengkaji skema dana pensiun bagi atlet sebagai upaya meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan mereka setelah menyelesaikan masa pengabdiannya di dunia olahraga.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.