bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) berupaya mengoptimalkan aset negara melalui revitalisasi Kemayoran Indah Golf. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pengembangan kawasan Kemayoran dan upaya peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Sebagai Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Sekretariat Negara, PPK Kemayoran menargetkan pengelolaan aset negara di kawasan tersebut dapat memberikan nilai tambah ekonomi serta mendukung pengembangan kawasan yang berkelanjutan. Direktur Utama PPK Kemayoran, Teddy Robinson Siahaan, menyatakan bahwa revitalisasi Kemayoran Indah Golf merupakan elemen penting dalam transformasi kawasan yang lebih luas guna memperkuat peran Kemayoran sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jakarta.
Teddy menjelaskan, PPK Kemayoran memiliki tanggung jawab untuk memastikan aset negara yang dikelola memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan negara. Revitalisasi ini merupakan bagian dari transformasi kawasan berkelanjutan untuk menjadikan Kemayoran sebagai kawasan yang lebih hidup, modern, dan berdaya saing tinggi.
Sejak Desember 2025, PPK Kemayoran telah menjalin kerja sama dengan PT Accola Hotel Indonesia dalam pengelolaan Golf Bandar Kemayoran, yang kini bertransformasi menjadi Kemayoran Indah Golf. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat daya tarik kawasan, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset negara.
Menurut Teddy, pengembangan kawasan Kemayoran selama beberapa tahun terakhir telah mencakup berbagai program, termasuk peningkatan infrastruktur, pengembangan ruang terbuka publik, penataan lingkungan, kawasan olahraga, serta penguatan ekosistem bisnis dan hunian yang terintegrasi.
Sejalan dengan visi menjadikan Kemayoran sebagai kawasan bisnis yang inklusif dan berkelanjutan, revitalisasi Kemayoran Indah Golf diharapkan dapat menjadi katalisator bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi baru sekaligus meningkatkan nilai kawasan. Konsep pengembangan ini mengadopsi pendekatan 'mixed-use development' yang mengintegrasikan fungsi hunian, olahraga, bisnis, ruang terbuka hijau, dan rekreasi dalam satu kawasan yang saling terhubung.