bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Presiden FIFA Gianni Infantino mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing emosi menyusul insiden penolakan masuk terhadap wasit asal Somalia, Omar Artan, oleh imigrasi Amerika Serikat. Artan seharusnya bertugas dalam ajang Piala Dunia 2026, namun impiannya kandas karena tidak diizinkan masuk ke negara tuan rumah.
Peristiwa ini menimbulkan berbagai kritik, terutama terkait bagaimana seorang ofisial yang telah ditunjuk oleh FIFA tidak dapat memasuki negara penyelenggara. Dalam sebuah konferensi pers, Infantino menyatakan simpati atas kejadian yang menimpa Artan. Ia juga menjelaskan bahwa FIFA memiliki batasan dalam memengaruhi keputusan pemerintah suatu negara.
"Sangat disayangkan apa yang terjadi pada Omar. Tapi kita tidak bisa mengendalikan segalanya. Kita berusaha, kita berdiskusi, dan kita akan berbicara," ujar Infantino, seperti dikutip dari Sky Sports. Ia menambahkan bahwa publik sebaiknya tidak terburu-buru meluapkan kemarahan. "Mungkin terkadang ada baiknya juga untuk bersantai dan rileks. Kita mengerjakan semuanya dan mencoba menyelesaikan semuanya. Terkadang, berteriak dan marah-marah justru memberikan efek sebaliknya, yaitu menghambat pencarian solusi," pungkasnya.