bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, atlet panjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani, berhasil meraih medali perunggu pada nomor lead putra di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing Seri Koper 2026 yang berlangsung di Slovenia pada Minggu (6/9). Dalam babak final, Putra Tri mencatatkan skor 28+, yang menempatkannya di posisi ketiga dan memastikan raihan medali perunggu bagi Indonesia.
Medali emas pada nomor ini diraih oleh atlet Jepang, Neo Suzuki, dengan skor 33+, sementara rekan senegaranya, Satone Yoshida, meraih medali perak dengan skor 30+. Meskipun hanya meraih perunggu, penampilan Putra Tri di babak final dinilai luar biasa karena terjadi peningkatan skor yang signifikan dibandingkan babak semifinal dan kualifikasi.
Sebelumnya, pada babak kualifikasi, Putra Tri berada di peringkat ketujuh dengan skor 5,1, yang membawanya lolos ke semifinal. Di babak semifinal, atlet berusia 20 tahun ini berhasil menempati posisi kelima dari delapan semifinalis dengan nilai 33.
Perolehan medali perunggu di Koper, Slovenia, ini menjadi gelar pertama bagi Putra Tri setelah sebelumnya meraih medali emas di World Climbing Series Prague 2026. Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) menyatakan harapannya agar performa Putra Tri terus meningkat dengan partisipasinya yang lebih sering dalam seri kejuaraan dunia panjat tebing 2026.
FPTI memandang keikutsertaan Putra Tri di Seri Koper 2026 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan peringkat dunianya sekaligus menguji kesiapan atlet menjelang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.