bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Asosiasi Sepak Bola Qatar (QFA) melalui Presidennya, Hamad bin Khalifa Al Thani, melayangkan protes kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino. Surat terbuka tersebut, yang juga ditandatangani oleh UEFA dan CONCACAF, berisi desakan agar Infantino mundur dari jabatannya.
Menurut Hamad bin Khalifa Al Thani, AFC tidak melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan seluruh anggota konfederasi sebelum merilis surat terbuka tersebut. Ia menyatakan bahwa baik QFA maupun dirinya tidak pernah dilibatkan dalam diskusi, baik secara formal maupun informal, sebelum pernyataan itu diterbitkan atas nama AFC dan para anggotanya.
Hamad bin Khalifa Al Thani meminta AFC untuk memberikan klarifikasi mengenai tujuan surat terbuka yang dikeluarkan tanpa adanya musyawarah dengan 47 asosiasi anggota. Tekanan terhadap Infantino muncul setelah ia mengajukan proposal penjualan saham Piala Dunia, yang meskipun telah dibatalkan, tetap menimbulkan tuntutan agar ia mengundurkan diri.
Situasi ini terjadi menjelang kongres pemilihan FIFA yang dijadwalkan pada Maret 2027, di mana konfederasi dan asosiasi anggota FIFA dilaporkan masih terpecah belah. Perlu dicatat bahwa Qatar bersama sejumlah negara Arab lainnya belakangan telah menyatakan dukungan mereka kepada Gianni Infantino.