bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, kekalahan Real Madrid dari Real Betis pada Sabtu (5/9) dini hari WIB, menyisakan perdebatan mengenai keputusan wasit terkait penalti yang gagal dieksekusi Kylian Mbappe. Dalam pertandingan yang berakhir 0-1 untuk kemenangan Real Betis, Madrid memiliki peluang menyamakan kedudukan melalui titik putih, namun tendangan Mbappe berhasil digagalkan oleh kiper Alvaro Valles.
Kontroversi muncul karena pada saat Mbappe mengambil tendangan penalti, terlihat ada pemain lawan, Marc Bartra, yang kakinya berada di dalam kotak penalti. Aturan permainan sepak bola menyatakan bahwa tidak boleh ada pemain lain di dalam kotak penalti selain eksekutor sebelum bola ditendang saat situasi penalti.
Saluran televisi resmi Real Madrid, RMTV, mengkritik keputusan wasit yang tidak memerintahkan pengulangan tendangan penalti tersebut. Menurut RMTV, insiden ini menunjukkan inkonsistensi wasit dalam penerapan peraturan. RMTV bahkan berpendapat bahwa jika situasi serupa terjadi dalam pertandingan yang melibatkan Barcelona, penalti tersebut kemungkinan besar akan diulang.
Pihak RMTV juga menyoroti keputusan wasit yang menganulir gol Carlos Espi, mengaitkannya dengan dugaan perlakuan berbeda jika melibatkan Barcelona. Kekalahan ini membuat Real Madrid berisiko tertinggal dari rivalnya, Barcelona, dan klub-klub lain dalam klasemen sementara. Saat ini, Real Madrid berada di peringkat kedua dengan sembilan poin, sementara Barcelona memimpin klasemen dengan jumlah poin yang sama dan berpotensi menambah perolehan poinnya.