bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 12:19 WIB

Ronald Koeman dan Virgil van Dijk Kompak Ingin Kalahkan Maroko di Piala Dunia 2026

Redaksi 29 Juni 2026 8 views
Ronald Koeman dan Virgil van Dijk Kompak Ingin Kalahkan Maroko di Piala Dunia 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pelatih tim nasional Belanda, Ronald Koeman, menyatakan bahwa timnya harus menghentikan dan mengalahkan Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Koeman menganggap pertemuan kedua tim di Stadion Monterrey, Meksiko, pada Selasa (30/6) pagi WIB, terjadi terlalu dini dalam turnamen.

Meskipun demikian, Koeman menegaskan bahwa Belanda siap menghadapi Maroko. Ia mengakui Maroko memiliki talenta yang baik, namun ia yakin Belanda memiliki kualitas yang lebih unggul. "Mereka memiliki banyak talenta, tetapi kami juga, dan kami tahu di mana kami perlu menghentikan mereka, menghancurkan mereka, dan kami tidak khawatir," ujar Koeman, mengutip Reuters.

Koeman menambahkan bahwa meskipun Belanda diunggulkan, kemenangan belum terjamin. Ia menekankan pentingnya berjuang maksimal dalam pertandingan. "Ini adalah pertandingan yang sangat penting antara dua tim yang ingin melaju sejauh mungkin di turnamen ini dan pertandingan seperti ini datang terlalu cepat di Piala Dunia. Namun, begitulah adanya dan ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik. Kami akan bermain menyerang," janjinya mengenai gaya permainan tim.

Senada dengan pelatihnya, kapten Belanda, Virgil van Dijk, juga menunjukkan keyakinan untuk mengalahkan Maroko. Menurut Van Dijk, yang terpenting adalah tampil solid dan meraih kemenangan, bukan sekadar mencetak skor besar. "Saya rasa ini adalah pertandingan yang fantastis untuk ditonton oleh penonton netral. Bagi kami, ini hanyalah kenyataan. Kami di sini sekarang, kami bersiap untuk menghadapi Maroko," ungkap Van Dijk.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.