bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, menanggapi isu kemungkinan pengurangan poin bagi timnya setelah muncul insiden penyerangan bus EPA Persib U-18 dan kerusuhan suporter saat Persija bertandang menghadapi Persita Tangerang di Banten International Stadium.
Shin mengatakan, berdasarkan pemahamannya, aturan FIFA menerapkan sanksi pengurangan poin untuk perkara seperti pengaturan skor atau manipulasi pertandingan, bukan semata-mata masalah suporter. Ia menilai insiden suporter seharusnya ditangani secara tegas oleh kepolisian atau pihak berwenang. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers menjelang laga melawan Arema FC di Persija Training Ground, Selasa (20/10).
Pelatih asal Korea Selatan tersebut juga meminta pendukung Persija menahan diri dan memberikan dukungan secara positif. Menurutnya, jika tindakan suporter berujung pada sanksi pertandingan tanpa penonton dari PSSI, para pendukung yang mencintai sepak bola juga akan dirugikan.
Persija dijadwalkan menjamu Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (21/10). Laga itu menjadi kesempatan bagi Persija untuk bangkit setelah kalah dari Persita Tangerang pada pekan sebelumnya.