bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, mewujudkan pernikahan impian tanpa terbebani utang dapat dicapai dengan perencanaan finansial yang matang. Banyak pasangan baru terjerat kredit karena biaya pernikahan yang tinggi, padahal memulai rumah tangga dengan beban finansial bukanlah awal yang ideal.
Untuk menghindari stres finansial di masa depan, disiplin menabung dana pernikahan sejak dini menjadi kunci utama. Strategi yang dapat diterapkan antara lain adalah dengan melakukan diskusi terbuka bersama pasangan mengenai ekspektasi acara pernikahan. Selanjutnya, rinci seluruh komponen biaya yang meliputi maskawin, sewa tempat, busana pengantin, hingga undangan untuk menentukan target dana yang harus dikumpulkan.
Pengelolaan dana yang terhimpun perlu dilakukan secara efektif berdasarkan skala prioritas, dengan mengelompokkan kebutuhan menjadi pos utama dan pendukung. Pos utama mencakup kebutuhan yang wajib dibayar di awal seperti uang muka sewa gedung atau katering, sementara pos pendukung adalah kebutuhan yang bisa dicicil, contohnya suvenir atau seserahan.
Memisahkan rekening tabungan khusus untuk dana pernikahan juga merupakan kunci sukses agar tidak tercampur dengan kebutuhan harian. Komitmen untuk menyisihkan pendapatan bulanan sejak awal, dengan menerapkan metode budgeting yang sesuai, sangat dianjurkan. Jika diperlukan, jangan ragu untuk memangkas pengeluaran yang tidak perlu dan mengalihkannya ke tabungan agar target lebih cepat tercapai.
Selain itu, melakukan riset dan membandingkan harga antarvendor untuk mencari promo atau diskon khusus dapat menekan pengeluaran. Menambah pemasukan melalui proyek sampingan (side hustle) juga dapat mempercepat pengumpulan dana. Pernikahan tanpa utang bukan hanya soal perayaan, tetapi juga mengamankan ketenangan finansial rumah tangga di masa depan.
Sebagai alternatif pengelolaan dana, sebagian dana dapat dialokasikan ke instrumen investasi yang stabil seperti emas, untuk menghindari tergerusnya nilai uang oleh inflasi. Memanfaatkan Tabungan Emas dari Pegadaian, yang dapat diakses melalui aplikasi Tring! by Pegadaian, menjadi opsi yang ideal. Pembelian awal produk ini dapat dimulai dari nominal Rp 10 ribuan, dan legalitasnya terjamin karena telah berizin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).