bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, Komite Disiplin menjatuhkan sanksi larangan menghadiri pertandingan tandang Super League kepada suporter Persija Jakarta setelah kerusuhan dalam laga melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium. CEO I.League Ferry Paulus menyampaikan keputusan tersebut di kantor I.League pada Rabu (21/10), setelah sidang Komdis berlangsung selama dua hari.
Ferry menyebut Persita sebagai tuan rumah dikenai denda Rp40 juta karena dinilai gagal menjaga ketertiban dan keamanan pertandingan. Persita juga dilarang menghadirkan suporter tandang saat menghadapi Persija.
Persija turut dinyatakan bertanggung jawab atas ketertiban pertandingan. Ferry menyatakan suporter Persija dilarang datang ke laga tandang Super League. Ia menyebut jumlah pertandingan yang terdampak sebanyak enam, sementara dalam keterangannya juga menyebut larangan berlaku selama satu setengah musim.
Persija dikenai denda Rp30 juta. Selain itu, terdapat denda terkait tiga kali penyalaan petasan dan pelemparan satu flare, sehingga denda yang disebut Ferry untuk suporter Persija mencapai Rp60 juta.
Kerusuhan terjadi setelah sejumlah suporter Persija terpancing oleh aksi beberapa orang yang mencopot bendera di dinding stadion. Sejumlah suporter kemudian turun menghampiri mereka dan kericuhan meluas.