bytedaily
Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Timnas Basket Indonesia Target Kemenangan Pertama Lawan Jepang di Asian Games 2026

Redaksi 07 September 2026 10 views
Timnas Basket Indonesia Target Kemenangan Pertama Lawan Jepang di Asian Games 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pelatih Timnas Basket Putra Indonesia, David Singleton, menegaskan bahwa timnya menargetkan kemenangan pada laga pembuka Asian Games 2026 melawan tuan rumah Jepang. Target tersebut diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk melaju sejauh mungkin dalam kompetisi terbesar di Asia.

Jadwal pertama Indonesia dijadwalkan pada 10 September melawan Jepang, diikuti oleh pertemuan dengan Korea Selatan pada 11 September dan Arab Saudi pada 13 September.

Singleton menyatakan, “Target kami adalah memenangkan pertandingan pertama. Kami ingin memulai turnamen dengan catatan 1-0, lalu melihat seberapa jauh kami dapat melangkah.” Pernyataan tersebut dikutip dari Antara pada Minggu (6/9).

Menurut pelatih, persiapan tim berjalan lancar meskipun baru kembali dari fase prakualifikasi FIBA Asia Cup 2029 Ronde 1 di Arena Seremban, Malaysia, di mana Indonesia berhasil melaju ke Ronde 2. Namun, Singleton mengakui tim merasa agak kecewa dengan hasil tersebut, sehingga menjadi bahan evaluasi sebelum Asian Games.

“Setelah kembali dari Malaysia, kami semua merasa sedikit kecewa dengan hasil yang kami dapatkan. Kami tentu ingin memberikan representasi yang lebih baik untuk negara,” ujarnya.

Untuk Asian Games, Singleton menambahkan lima pemain baru ke dalam skuad, yaitu Lester Prosper, Abraham Grahita, Vincent Kosasih, Andakara Prastawa, dan Derrick Michael. Ia menilai kehadiran mereka dapat memberikan energi serta pengalaman tambahan bagi tim.

"Kali ini ada beberapa pemain baru yang bergabung, yaitu Lester, Bram, Vincent, Prastawa, dan Derrick. Jadi, ada lima pemain baru yang masuk ke dalam tim. Saya pikir ini memberi kami kesempatan besar untuk tampil lebih baik," kata Singleton.

Pengalaman dari turnamen sebelumnya, menurutnya, membuat tim lebih siap menghadapi persaingan di Asian Games. "Sekarang saya merasa kami sudah memiliki pengalaman dan pemahaman yang lebih baik. Kami lebih siap untuk menghadapi turnamen ini dan bersaing di level tinggi untuk Indonesia melawan tim-tim yang sangat tangguh," tambahnya.

Singleton juga mengungkapkan keinginannya untuk menurunkan Marques Bolden dalam kompetisi tersebut. Namun, klub Jepang Levanga Hokkaido tempat Bolden bermain tidak memberikan izin, sehingga pemain tersebut tidak dapat berpartisipasi. "Ini situasi yang sulit. Kami tentu ingin memiliki Marques. Dia pemain yang sangat bagus dan sudah memberikan banyak hal untuk negara ini. Sangat disayangkan kami tidak bisa mewujudkannya kali ini," ujarnya.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.