bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 02:37 WIB

Tuchel Yakin 'Karma' Gol Tangan Tuhan Akan Bantu Inggris Hadapi Meksiko

Redaksi 04 Juli 2026 4 views
Tuchel Yakin 'Karma' Gol Tangan Tuhan Akan Bantu Inggris Hadapi Meksiko
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengungkapkan keyakinannya bahwa faktor 'karma' akan berpihak pada timnya saat berhadapan dengan Meksiko di Stadion Azteca. Stadion legendaris ini menyimpan sejarah kelam bagi Inggris terkait gol kontroversial Diego Maradona yang dikenal sebagai 'Tangan Tuhan' saat melawan Argentina di Piala Dunia 1986.

Tuchel, yang saat itu berusia 13 tahun, mengenang dua gol Maradona ke gawang Inggris, salah satunya adalah gol 'Tangan Tuhan' yang ia yakini tidak akan sah dengan teknologi VAR saat ini. Ia merasa keadilan kosmik akan membantu Inggris membalikkan keadaan di Azteca.

"Ya, takdir akan menghadiahi kami kali ini. Kami akan mengambil kembali apa yang hilang. Ini masalah karma, dan karma itu akan datang berpihak pada kami untuk membalikkan keadaan," ujar Tuchel antusias, seperti dilansir ESPN.

Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 ini akan menjadi momen bersejarah bagi Inggris kembali ke Azteca setelah duel tak terlupakan melawan Argentina. Namun, Tuchel menyadari bahwa menghadapi Meksiko di kandang sendiri, dengan tantangan ketinggian lebih dari 2.200 meter di atas permukaan laut, akan menjadi rintangan berat.

Untuk mengatasi faktor ketinggian, Inggris memutuskan untuk mempercepat kedatangan mereka ke Mexico City. Meskipun demikian, Tuchel mengakui bahwa ketinggian akan tetap menjadi kerugian bagi timnya dan keuntungan bagi Meksiko.

Inggris lolos ke babak 16 besar setelah kemenangan dramatis atas DR Kongo. Mereka diprediksi akan menghadapi atmosfer yang panas dari pendukung tuan rumah di Stadion Azteca, yang bahkan bisa dimulai sejak malam sebelum pertandingan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.