bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, organisasi Freedom 250 dilaporkan mengalami insiden tumpahan solar sebanyak lebih dari 30 galon di National Mall, Washington D.C. pada acara Rededicate 250 yang diselenggarakan pada 17 Mei lalu. Tumpahan tersebut terjadi akibat kerusakan pada saluran bahan bakar generator yang digunakan untuk menerangi acara tersebut.
Menurut laporan NBC News, solar yang tumpah meresap ke dalam rumput dan akhirnya masuk ke dalam waduk bawah tanah yang menampung hingga 250.000 galon air hujan untuk irigasi National Mall. Solar merupakan produk minyak bumi yang lebih padat energi dibandingkan bensin, sehingga tidak mudah menguap dan cenderung meresap ke dalam tanah.
Perwakilan Freedom 250 mengklaim bahwa tumpahan tersebut disebabkan oleh vandalisme yang berulang kali menargetkan dan merusak peralatan mereka. Mereka menyatakan bahwa saluran bahan bakar yang rusak adalah akibat langsung dari tindakan perusakan tersebut. Namun, beberapa dokumen pemerintah menyebutkan bahwa generator yang digunakan tidak memiliki langkah-langkah penahanan yang memadai.
Juru bicara Freedom 250 menyatakan bahwa organisasi tersebut segera bergerak untuk melakukan pembersihan dan perbaikan lokasi bekerja sama dengan National Park Service. Biasanya, pemegang izin acara bertanggung jawab atas mitigasi tumpahan besar seperti ini. Namun, belum jelas apakah Freedom 250 akan menanggung biaya pembersihan tersebut. Terlihat truk remediasi lingkungan dan trailer "Rain For Rent" di lokasi kejadian, menandakan adanya kontaminasi pada waduk air hujan.
Metode pembersihan tumpahan solar yang umum adalah dengan menggali tanah yang terkontaminasi dan membuangnya di lokasi limbah berbahaya. Penanganan tumpahan lebih dari 30 galon di National Mall dan tingkat kerusakannya masih menunggu perkembangan lebih lanjut.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.