bytedaily
Jumat, 01 Mei 2026 - 01:29 WIB

Alat AI Bisnis Meta Capai 10 Juta Percakapan Mingguan

Redaksi 01 Mei 2026 1 views
Alat AI Bisnis Meta Capai 10 Juta Percakapan Mingguan
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, Meta melaporkan bahwa alat kecerdasan buatan (AI) bisnisnya kini memfasilitasi sekitar 10 juta percakapan per minggu pada akhir Maret. Angka ini meningkat pesat dari 1 juta percakapan pada awal tahun ini. Pertumbuhan ini terjadi seiring dengan ekspansi program beta asisten AI bisnis Meta di Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, Asia Pasifik, dan Amerika Latin.

Meskipun Meta belum memonetisasi alat AI bisnisnya dan menawarkannya secara gratis untuk bisnis kecil demi mencapai skala, CEO Mark Zuckerberg mengisyaratkan kemungkinan perubahan model bisnis di masa depan. "AI Bisnis saat ini gratis untuk sebagian besar bisnis di aplikasi perpesanan kami, tetapi seiring kami membuat lebih banyak kemajuan, kami berharap kami juga akan berupaya untuk membangun model monetisasi jangka panjang," ujar Zuckerberg dalam panggilan konferensi kuartal pertama perusahaan.

Meta terus mengintegrasikan kemampuan AI ke dalam rangkaian produk bisnisnya di berbagai platform. Perusahaan juga sedang mengembangkan model bahasa besar (LLM) terbarunya, Muse Spark, yang menjadi LLM pertama yang dirilis di bawah divisi Meta Superintelligence Labs yang dibentuk tahun lalu.

Selain itu, Meta mencatat adopsi yang kuat untuk alat AI kreatifnya. Susan Li, CFO Meta, menyatakan bahwa lebih dari 8 juta pengiklan telah menggunakan setidaknya satu alat kreatif iklan GenAI. Pengiklan yang menggunakan fitur pembuatan video dilaporkan mengalami peningkatan tingkat konversi lebih dari 3% dalam pengujian.

Perusahaan juga meluncurkan beta terbuka Meta Ads AI Connectors minggu ini, yang memungkinkan pengiklan menghubungkan akun iklan Meta mereka ke agen AI. Laporan keuangan Meta menunjukkan pendapatan sebesar $885 juta pada kuartal tersebut, dengan laba mencapai $26,8 miliar dan pendapatan total $56,3 miliar, naik 33% dari tahun sebelumnya.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.