bytedaily
Jumat, 01 Mei 2026 - 02:39 WIB

Bisnis Cloud Amazon Meroket, Belanja Modal Meningkat Signifikan

Redaksi 30 April 2026 5 views
Bisnis Cloud Amazon Meroket, Belanja Modal Meningkat Signifikan
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, bisnis cloud Amazon Web Services (AWS) menunjukkan pertumbuhan pesat pada kuartal pertama, didorong oleh permintaan dari industri kecerdasan buatan (AI). Pendapatan bersih AWS melonjak 28% secara tahunan menjadi $37,6 miliar, menandai laju pertumbuhan tercepat dalam 15 kuartal terakhir. CEO Amazon Andy Jassy menyatakan bahwa pertumbuhan ini merupakan yang tercepat di basis sebesar itu, bahkan melebihi periode awal peluncuran AWS.

Jassy membandingkan lonjakan pertumbuhan AWS saat ini dengan era awal AI. Ia menyebutkan bahwa dalam tiga tahun pertama gelombang AI ini, AWS mencatatkan tingkat pendapatan operasional AI lebih dari $15 miliar, hampir 260 kali lipat dibandingkan pendapatan operasional AWS yang hanya $58 juta tiga tahun setelah peluncurannya.

Seiring dengan peningkatan pendapatan dari bisnis cloud, Amazon juga mengalokasikan dana modal yang semakin besar untuk membangun infrastruktur pendukung. Jassy mengonfirmasi bahwa belanja modal (capital expenditure/capex) akan terus meningkat dalam jangka pendek. "Semakin cepat AWS tumbuh, semakin banyak capex jangka pendek yang akan kami keluarkan," ujarnya. Investasi ini mencakup pengadaan lahan, daya listrik, bangunan, chip, server, dan perangkat jaringan yang dilakukan di muka sebelum monetisasi.

Jassy memosisikan investasi ini sebagai pengeluaran jangka pendek untuk keuntungan jangka panjang, mengingat aset seperti pusat data memiliki masa pakai lebih dari 30 tahun, sementara chip, server, dan perangkat jaringan bertahan lima hingga enam tahun. Ia juga berusaha meredakan kekhawatiran investor mengenai besarnya pengeluaran infrastruktur, serta menjelaskan dampaknya terhadap arus kas bebas (free cash flow).

Laporan pendapatan kuartal pertama Amazon menunjukkan adanya tekanan pada arus kas bebas. Perusahaan melaporkan penurunan arus kas bebas menjadi $1,2 miliar untuk periode dua belas bulan terakhir, terutama disebabkan oleh peningkatan pembelian properti dan peralatan sebesar $59,3 miliar secara tahunan, yang sebagian besar terkait dengan AI. Angka ini merupakan penurunan 95% dibandingkan $25,9 miliar arus kas bebas yang tercatat pada kuartal pertama 2025.

Meskipun demikian, Jassy optimistis terhadap potensi gelombang pertumbuhan AI ini, serupa dengan gelombang pertumbuhan AWS sebelumnya, dengan harapan akan menghasilkan pendapatan dan arus kas bebas yang jauh lebih besar di masa mendatang. Secara keseluruhan, penjualan Amazon naik 17% menjadi $181,5 miliar, dengan pertumbuhan 12% di Amerika Utara dan 19% di wilayah lain.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.