bytedaily
Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Analisis Potensi Dominasi Persib di Liga Super dan Tantangan bagi Pesaing

Redaksi 04 September 2026 2 views
Analisis Potensi Dominasi Persib di Liga Super dan Tantangan bagi Pesaing
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, meskipun dalam sepak bola segala sesuatu mungkin terjadi, kekuatan Persib Bandung dalam kompetisi liga patut diperhitungkan. Persib telah berhasil meraih tiga gelar juara liga di bawah kepelatihan Bojan Hodak. Untuk musim mendatang, posisi pelatih kepala kini ditempati oleh Igor Tolić, yang sebelumnya merupakan asisten Hodak.

Diperkirakan filosofi permainan Persib tidak akan mengalami perubahan drastis, namun sentuhan pelatih baru bisa saja membawa perbedaan. Keraguan muncul terkait performa Persib selama masa persiapan menuju Liga Super 2026, termasuk dalam ajang Piala Presiden 2026, di mana permainan tim belum menunjukkan konsistensi yang meyakinkan. Bahkan, dalam pertandingan play-off AFC Champions League Two melawan Manila Digger, Persib sempat kesulitan meski mendominasi penguasaan bola, dengan lini serang yang dinilai kurang tajam.

Skuad Persib musim ini diperkuat oleh kombinasi pemain lama dan baru. Dari 11 pemain asing yang ada, lima di antaranya merupakan bagian dari tim musim lalu, sementara enam pemain baru meliputi Mariano Peralta, Luka Menalo, Daniel Loncar, Gabriel Mutombo, Gakuto Notsuda, dan Balsa Sekulic. Selain itu, Persib juga mendatangkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh, yang menambah daftar pemain naturalisasi di klub tersebut. Sebelumnya, Persib telah merekrut Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Dion Markx (yang dipinjamkan ke Persita Tangerang). Kehadiran pemain naturalisasi seperti Marc Klok, yang juga menjabat sebagai kapten tim, semakin memperkuat kedalaman skuad Persib.

Ditambah lagi dengan adanya pemain yang memperkuat tim nasional Indonesia seperti Beckham Putra, Saddil Ramdani, Kakang Rudianto, Adam Alis, Dedi Kusnandar, dan Teja Paku Alam, skuad Persib musim ini dinilai lebih solid dibandingkan musim sebelumnya. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim lain yang berambisi menghentikan dominasi Persib, yang membutuhkan kekuatan mental dan finansial yang mumpuni.

Beberapa tim seperti Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta diprediksi akan menjadi pesaing kuat Persib dalam perebutan gelar juara. Faktor-faktor seperti perayaan ulang tahun klub dan kota dapat menjadi motivasi tambahan bagi tim-tim tersebut. Klub lain seperti Bhayangkara FC, Borneo FC, Dewa United, dan Arema FC juga berpotensi memberikan kejutan, bergantung pada konsistensi mereka sepanjang 34 pertandingan liga.

Secara keseluruhan, Persib memiliki skuad yang kaya dan dalam jika dibandingkan dengan klub lain. Namun, untuk mewujudkan ambisi meraih gelar juara dan mempertahankan dominasi, stabilitas permainan tim menjadi kunci utama. Tanpa stabilitas tersebut, upaya tim lain untuk menghentikan dominasi Persib kemungkinan besar hanya akan menjadi ilusi.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.