bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Transportasi Jakarta telah merilis pembaruan aplikasi TJ: Transjakarta versi 3.0.0 yang kini dilengkapi lima fitur baru untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Fitur-fitur inovatif ini mencakup kemampuan untuk menghitung jejak karbon yang dihasilkan serta estimasi kalori yang terbakar selama perjalanan.
Aplikasi yang didesain sebagai 'smart mobility companion' ini bertujuan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan berkelanjutan, melampaui fungsi pencarian rute semata. Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menjelaskan bahwa pembaruan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan yang terus berubah, menekankan pentingnya inovasi digital dalam transformasi layanan transportasi publik.
Welfizon menyatakan, "Kami ingin aplikasi TJ:Transjakarta tidak hanya menjadi pencari rute, tetapi berkembang menjadi smart mobility companion yang membantu pelanggan bepergian lebih mudah, lebih nyaman, sekaligus lebih peduli terhadap lingkungan."
Lima fitur unggulan dalam aplikasi versi terbaru ini meliputi penyesuaian layanan secara mendekati waktu nyata (near real-time) saat terjadi kondisi darurat atau gangguan operasional, fitur rute favorit, penemuan halte terdekat, fungsi pencarian global (global search) yang memungkinkan pencarian layanan hanya dengan satu kata kunci, serta mode pendamping (companion mode).
Fitur companion mode secara spesifik dapat memberikan rekomendasi rute perjalanan sekaligus menampilkan perkiraan pengurangan emisi karbon dan jumlah kalori yang terbakar saat menggunakan layanan Transjakarta.
Menurut Welfizon, aplikasi TJ: Transjakarta telah diunduh lebih dari dua juta kali, yang dianggapnya sebagai bukti kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital Transjakarta. Peluncuran aplikasi ini bertepatan dengan acara Jakarta Sky Fun Run 2026 di Jalur Layang Koridor 13, yang dihadiri lebih dari 5.000 pelari. Acara ini juga dimanfaatkan Transjakarta untuk mengampanyekan gaya hidup rendah emisi melalui penggunaan transportasi publik. Melalui inovasi ini, Transjakarta ingin menunjukkan bahwa pengembangan transportasi publik tidak hanya fokus pada peningkatan layanan, tetapi juga mencakup transformasi digital dan keberlanjutan lingkungan.