bytedaily
Senin, 17 Agustus 2026 - 14:26 WIB

BMKG Perkirakan Musim Hujan 2026 Mulai Oktober

Redaksi 15 Agustus 2026 9 views
BMKG Perkirakan Musim Hujan 2026 Mulai Oktober
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim hujan akan mulai melanda Indonesia pada bulan Oktober 2026. Prediksi ini disampaikan oleh Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, yang menyatakan bahwa musim hujan akan menyusul setelah puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September 2026.

Menurut Ardhasena, musim kemarau tahun 2026 secara umum akan berakhir pada pertengahan Oktober. Setelah periode kemarau, musim hujan akan datang secara bertahap, dimulai dari wilayah Indonesia bagian barat. Pada bulan November, musim hujan diprediksi akan mulai merata di berbagai wilayah lain, termasuk sebagian besar Pulau Jawa.

Ardhasena menjelaskan bahwa peta prakiraan iklim menunjukkan warna kuning pada Oktober dan November, menandakan dimulainya kondisi musim hujan. Meskipun demikian, ia mencatat bahwa pada bulan November, curah hujan di Pulau Jawa masih diprediksi di bawah normal, namun hujan sudah mulai turun.

BMKG juga memperkirakan bahwa musim hujan 2026 akan bersamaan dengan fenomena El Nino, yang diprediksi akan bertahan hingga awal 2027 dengan puncak pada Desember 2026. Namun, Ardhasena menekankan bahwa dampak El Nino tidak akan terlalu signifikan terhadap musim hujan, melainkan lebih terasa saat puncak musim kemarau. Ia menambahkan bahwa dampak El Nino sangat bergantung pada kondisi suhu laut di sekitar Indonesia dan setiap kejadian El Nino memiliki karakteristik serta dampak yang berbeda.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.