bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 05:43 WIB

Asuransi Mobil: Apakah Menanggung Biaya Perbaikan Kerusakan Rangka?

Redaksi 24 Mei 2026 17 views
Asuransi Mobil: Apakah Menanggung Biaya Perbaikan Kerusakan Rangka?
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, kerusakan rangka merupakan salah satu konsekuensi paling serius dari kecelakaan mobil. Rangka, yang juga disebut sasis, adalah struktur dasar sebuah mobil. Jika rangka rusak, hal ini akan memengaruhi segalanya, mulai dari pengendalian kendaraan hingga keselamatan penumpang.

Apakah asuransi akan menanggung biaya perbaikan kerusakan rangka bergantung pada cakupan polis Anda, bagaimana kerusakan itu terjadi, dan berapa nilai sebenarnya mobil Anda. Polis perlindungan tabrakan (collision coverage) biasanya berlaku untuk kasus ini. Jika kerusakan berasal dari insiden yang tercakup dalam polis, perusahaan asuransi mungkin akan menyetujui perbaikan.

Namun, kata kuncinya adalah 'mungkin', karena perusahaan asuransi juga bisa saja menyatakan mobil Anda sebagai kerugian total (total loss). Keputusan ini sangat bergantung pada nilai pasar wajar kendaraan (actual cash value). Jika biaya perbaikan melebihi nilai taksiran mobil, perusahaan asuransi sering kali akan mendeklarasikannya sebagai kerugian total.

Perbaikan selanjutnya pada mobil yang dinyatakan kerugian total dapat mengakibatkan status kepemilikan menjadi 'rebuilt' (rekondisi). Kendaraan 'rebuilt' biasanya mengalami penurunan nilai jual kembali dibandingkan dengan kendaraan berstatus 'clean title' (tanpa riwayat kerusakan struktural), dengan tingkat keparahan kerusakan awal memainkan peran dalam seberapa besar nilai yang hilang.

Beberapa negara bagian mewajibkan dealer mobil bekas untuk mengungkapkan apakah kendaraan pernah mengalami kerusakan rangka atau struktural. Namun, penjual perorangan mungkin tidak menyadari adanya kerusakan sebelumnya jika itu terjadi di bawah kepemilikan sebelumnya. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk memeriksa mobil bekas yang dibeli dari perorangan untuk mendeteksi kerusakan rangka guna menghindari skenario terburuk.

Tidak semua kerusakan rangka memenuhi syarat untuk klaim asuransi. Perusahaan asuransi dapat menolak pertanggungan untuk mobil dengan kerusakan rangka yang sudah ada sebelumnya atau mengurangi jumlah santunan dengan mengutip kondisi tersebut. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya mendokumentasikan kondisi kendaraan Anda sebelum terjadi kecelakaan.

Karat juga menjadi salah satu pengecualian utama. Kerusakan rangka yang disebabkan oleh korosi tidak ditanggung karena biasanya bukan akibat kecelakaan atau tabrakan, melainkan akibat kelalaian dan keausan. Asuransi dirancang untuk kerugian yang tidak terduga, bukan untuk kerusakan yang dapat dihindari yang menumpuk seiring waktu.

Mengendarai mobil dengan rangka yang rusak menciptakan risiko yang semakin bertambah. Ketidaksejajaran rangka dapat membebani suspensi, mempercepat keausan ban, dan meningkatkan konsumsi bahan bakar. Semakin lama perbaikan ditunda, semakin mahal konsekuensi hilir yang akan timbul.

Keputusan akhir sepenuhnya bergantung pada penilaian perusahaan asuransi mengenai tingkat keparahan kerusakan. Sebagaimana disebutkan sebelumnya, jika biaya perbaikan rangka melebihi nilai mobil, kendaraan kemungkinan besar akan dinyatakan sebagai kerugian total. Keputusan didasarkan pada perhitungan matematis, bukan sentimen pribadi.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.