bytedaily
Senin, 17 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Bahaya Menggunakan Ponsel Sambil Diisi Daya: Potensi Kerusakan Hingga Kecelakaan Fatal

Redaksi 17 Agustus 2026 1 views
Bahaya Menggunakan Ponsel Sambil Diisi Daya: Potensi Kerusakan Hingga Kecelakaan Fatal
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Menurut informasi dari cnnindonesia.com, kebiasaan menggunakan ponsel saat sedang diisi daya semakin umum terjadi, meskipun praktik ini berisiko bagi perangkat dan penggunanya. Proses pengisian baterai melibatkan aliran listrik, yang dapat menimbulkan sengatan atau bahaya lain jika terjadi kondisi ekstrem.

Selain memengaruhi kinerja, aktivitas ini juga berpotensi mengganggu siklus pengisian daya baterai secara keseluruhan, membuatnya tidak optimal dan perlahan menurunkan daya tahan baterai meskipun indikator menunjukkan daya penuh.

Laman resmi Rexus, seperti dikutip cnnindonesia.com, merinci beberapa risiko penggunaan ponsel saat dicas. Salah satunya adalah peningkatan suhu baterai (overheating) akibat pengisian daya yang bersamaan dengan pelepasan daya. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan tetapi juga memengaruhi komponen internal baterai. Peningkatan suhu berlebih dapat disebabkan oleh arus keluar yang lebih besar dari arus masuk saat ponsel digunakan selama dicas, memicu reaksi kimia yang menghasilkan gas dan menyebabkan penggelembungan baterai.

Lebih lanjut, komponen seperti GPU, prosesor, dan RAM akan bekerja lebih keras, yang dapat mengakibatkan respons ponsel melambat saat membuka aplikasi atau menjalankan tugas lain karena penurunan kinerja sistem.

Risiko paling serius dari penggunaan ponsel saat dicas adalah korsleting atau hubungan pendek yang dapat menyebabkan ponsel terbakar atau bahkan meledak.

Untuk meminimalkan risiko, disarankan untuk tidak menggunakan ponsel saat mengisi daya. Namun, dalam kondisi tertentu yang mengharuskan penggunaan, seperti saat perjalanan, beberapa langkah dapat diambil. Penggunaan earphone, terutama nirkabel, dapat menjauhkan telinga dari ponsel, mengurangi risiko cedera jika terjadi korsleting, sengatan, atau ledakan. Selain itu, penggunaan power bank dapat menjadi alternatif pengisian daya di mana saja tanpa harus menggunakan ponsel, sehingga menghindari pengisian daya sambil penggunaan.

cnnindonesia.com juga menekankan pentingnya menggunakan charger asli dan sesuai dengan kapasitas baterai ponsel untuk menghindari risiko kecelakaan yang disebabkan oleh ketidaksesuaian charger.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.